Kentut Menyengat Bisa Deteksi Kondisi Kesehatan, Bagaimana Menguranginya?

by

Buang gas atau kentut merupakan hal yang manusiawi dan wajar terjadi.

Gas ini terbentuk dari makanan yang kita makan menuju ke usus besar dan diserap oleh bakteri baik dalam usus besar yang kemudian mengeluarkan hidrogen, karbon dioksida, dan metana, yang kemudian dikeluarkan dari tubuh.

Namun ternyata bau kentut yang menyengat dapat deteksi kondisi kesehatan tertentu.

Melansir dari WebMD, beberapa penyakit yang dapat terjadi akibat bau kentut yang menyengat ini, diantaranya:

Sindrom Iritasi Usus Besar
Atau biasa disebut dengan iritable bowel syndrome (IBS) adalah gangguan umum yang memengaruhi usus besar.

Gangguan usus besar ini biasanya disebabkan adanya kontraksi otot di usus, sistem saraf, peradangan di usus, infeksi parah, dan perubahan bakteri dalam usus (mikroflora).

Pemicu adanya iritasi usus besar yaitu makanan seperti gandum, produk susu, buah jeruk, kacang-kacangan, kol, susu dan minuman berkarbonasi, stres, dan hormon.

Kanker Usus Besar
Sebagian besar kasus kanker usus dimulai sebagai gumpalan kecil sel yang tidak bersifat kanker (jinak) yang disebut polip adenomatosa.

Seiring waktu beberapa polip ini dapat menjadi kanker usus besar.

Melansir dari Mayo Clinic, kanker usus besar ini berasal dari sel-sel DNA yang rusak dan terus membelah bahkan ketika sel-sel baru tidak diperlukan sehingga membentuk sel kanker.

Penyakit Chron
Penyakit Crohn merupakan peradangan usus besar yang dapat menyebabkan sakit perut, diare parah, kelelahan, penurunan berat badan dan kekurangan gizi.

Penyakit pencernaan ini disebabkan oleh adanya sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan keturunan.

Biasanya peradanagn dalam usus besar ini menyebar jauh ke dalam lapisan-lapisan jaringan usus yang terkena.

Hernia
Hernia terjadi akibat jaringan di bagian usus menonjol melalui titik lemah pada otot perut.

Tanda dan gejala hernia yaitu adanya tonjolan di daerah tulang kemaluan, rasa sakit di bagian tonjolan, pembengkakan di sekitar organ intim, dan rasa terbakar di area tonjolan.

Agar semua kondisi kesehatan ini tidak terjadi, ada beberapa cara mengurangi buang gas atau kentut yang menyengat, diataranya:

  • Konsumsi obat-obatan khusus pencernaan seperti antasida, beano, probiotik, dan produk laktasid untuk membantu memindahkan gas menjadi lebih cepat.
  • Mengurangi konsumsi permen karet atau permen keras.
  • Makan lebih lambat.
  • Tidak minum melalui sedotan.
  • Mengurangi makanan asam dan terlalu pedas.

Sumber: health.grid.id

Loading...
loading...
loading...