Kalah Taruhan, Suami Berikan Istri ke Teman Untuk Diperkosa, Siram Cairan Asam Saat Korban Menolak

by -1,588 views

Entah apa yang ada di benak seorang pria di India ini. Ia tega menyerahkan istri ke teman-temannya sendiri untuk dirudapaksa.

Tak cukup sampai di situ, ia juga menyiramkan cairan asam ke istri karena menolak hal tersebut.

Kini, pria itu harus berurusan dengan pihak berwajib.

Berdasarkan keterangan polis, lelaki itu menyerahkan istrinya ke teman-temannya karena dia kalah dalam taruhan.

Korban yang berusia 30 tahun diberikan oleh suaminya sejak bulan Oktober.

Peristiwa itu terjadi di Negara Bagian Bihar, India. Pelaku menyekap korban karena menolak hal tersebut.

Selain itu, ia juga menyiksa istrinya. Dia dilaporkan menyiramkan cairan asam ke istri pada hari Sabtu 12 Desember 2020.

Penegak hukum merespons kabar penyiksaan itu. Mereka menangkap si pelaku, pria berusia 36 tahun yang disebut sebagai pecandu alkohol.

Pria yang berasal dari wilayah Hassanganj itu dijerat dengan tuduhan penyiraman cairan asam.

Selain itu, ia juga dijerat dengan tuduhan pemerkosaan beramai-ramai, kekerasan dalam rumah tangga, dan melakukan penyekapan.

Pejabat Kepolisian Muzahidpur, Rajesh Kumar kepada Independent mengatakan, pasangan itu diketahui sudah menikah selama 10 tahun.

“Suaminya kalah dalam taruhan pada Oktober, sehingga dia bakal menyerahkan istrinya supaya dirudapaksa beramai-ramai oleh temannya,” papar Kumar.

Dilansir Daily Mail Selasa (15/12/2020), jika istrinya itu menolak, maka pelaku bakal menyekapnya di suatu tempat dan menyiksanya.

Teman-teman pelaku dilaporkan memerkosa korban pada 28 Oktober. Identitas mereka semua dirahasiakan untuk melindungi korban.

Harian lokal Times of India memberitakan, korban berhasil kabur dari serangan asam itu.

Korban kemudian mengungsi ke rumah orangtuanya di desa tetangga.

Kabar penyiksaan itu sampai ke telinga aktivis Deepak Sing, yang membawa korban ke kantor polisi untuk membuat laporan keesokan harinya (13/12/2020).

Perempuan itu menuturkan kepada penyelidik, dia selalu mendapat penyiksaan dari suaminya karena tidak bisa memberikannya anak.

Kasus pemerkosaan sekaligus kekerasan dalam rumah tangga tersebut semakin meningkat di India.

Terutama di tengah wabah virus corona.

Biro Catatan Kejahatan Nasional mencatat, sepanjang 2019 lalu rata-rata 90 kasus kekerasan terhadap peeempuan dilaporkan setiap harinya.

Namun, banyak kalangan meyakini bahwa data yang sebenarnya jauh lebih tinggi dari yang dipaparkan.

Sumber: tribunnews.com

No More Posts Available.

No more pages to load.