ISIS Anggap Pejuang Palestina Murtad dan Harus Diperangi

by

Organisasi Daulah Islam (ISIS) di Sinai kembali menebar ancaman. Bukan kepada orang-orang kafir dan musuh Islam, ancaman kali ini kepada Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) di Gaza. Tak hanya ancaman, cabang ISIS itu juga mengeksekusi seorang pendukung Hamas dengan dalih telah murtad.

Seperti dilansir dari Al-Jazeera, Kamis (04/01), seorang anggota ISIS Sinai dalam video itu berbicara menyeru menyerang Hamas dengan segala cara, termasuk bom dan bahan peledak. Hamas dan sayap militernya, Izzudin Al-Qassam, dianggap telah murtad dan kafir.

Pria tersebut diketahui bernama Muhammad al-Dajni. Dia merupakan pelarian dan masuk dalam list buron pemerintah Gaza, yang dikuasai Hamas sebelumnya. Di hadapan kamera, Dajni mengeksekusi seorang laki-laki yang diketahui bernama Musa Abu Zamat, yang juga dari Gaza.

Sementara itu, keluarga Dajni menegaskan bahwa pihaknya sudah berlepas diri dari tindakan putranya itu.

Dalam pernyataannya kepada media, keluarga Dajni mengaku terkejut dengan insiden menyakitkan yang dilakukan oleh faksi sesat, yang bernama ISIS, terhadap seorang mujahid putra Hamas dan sayap militernya Brigade Izzudin Al-Qassam.

“Kami menyatakan berlepas diri dari tindakan yang bertentangan dengan Syarian Allah dan aturan lainnya yang bertentangan dengan agama kita yang lurus dan nilai sejati rakyat kita,” kata pihak keluarga.

Sementara itu, pihak Hamas belum mengeluarkan pernyataan terkait rekaman ini.

Sumber: kiblat.net

Loading...
loading...
loading...