Innalillahi, Penyembelih Hewan Kurban di Tasik Meninggal Saat Akan Sembelih Kambing

by -5,427 views

Suasana Idul Adha 1441 H diwarnai kabar duka.

Hal ini terjadi di Kampung Gunung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jumat (31/7/2020).

Seorang warga setempat, Epin Sutisna (50), yang tengah bertugas menyembelih hewan kurban, meninggal mendadak.

Epin meninggal dunia di tempat penyembelihan, sebuah pekarangan di kampung itu.

Meninggalnya Epin disaksikan puluhan warga yang menyaksikan proses penyembelihan.

Saat itu Epin sudah bersiap jongkok mau menyembelih hewan kurban seekor kambing. Warga lainnya memegang tubuh dan kaki kambing.

Tiba-tiba tubuh Epin lunglai dan tertelungkup menimpa kambing yang siap disembelih. Warga terkejut dan segera mengangkat tubuh Epin.

“Saat kami periksa ternyata sudah meninggal,” kata Mamun (68), ketua panitia kurban.

Namun untuk memastikannya, korban dilarikan ke RSU dr Soekardjo.

Dokter di ruang IGD memastikan Epin sudah meninggal dunia.

Jenazah korban lalu dibawa pulang kembali untuk diurus sebagaimana mestinya.

“Kami tidak menyangka, suasana gembira sekaligus hidmat menyembelih hewan kurban, diwarnai musibah meninggalnya Pak Epin,” ujar Mamun.

Ia menambahkan, saat itu Epin sudah sempat menyembelih satu ekor kambing.

“Saat mau menyembelih kambing kedua dan sudah bersiap, tiba-tiba saja tubuhnya ambruk menimpa tubuh kambing,” kata Mamun.

Kata Pihak Kepolisian
Kapolsek Cimahi Selatan Kompol Sutarman membantah informasi mengenai seorang warga berinisial AH (52) di Kampung Kampung Sukarintih RT 04/05, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi meninggal dunia akibat ditendang sapi kurban yang akan disembelihnya.

“Perlu kami jelaskan juga bahwa kejadian tersebut sama sekali tidak bersentuhan fisik dengan sapi kurban yang akan disembelih, jadi tidak benar sama sekali bahwa korban meninggal karena ditendang oleh sapi yang akan di kurbankan,” ujar Sutarman kepada Tribun Jabar melalui pesan whatsapp, Senin (11/8/2019) dini hari tadi.

Menurutnya, jajaran kepolisian langsung mengecek ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemui keluarga korban setelah video AH tersebar di media sosial.

Menurut Sutarman, penuturan pihak keluarga AH, bahwa korban itu sebelumnya bertugas jaga hewan kurban dari hari Sabtu 10 Agustus 2019 Pukul 21.00 WIB hingga dini hari.

Seorang panitia kurban berinisial AH meninggal dunia saat hendak menyembelih hewan kurban di Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Minggu (11/8/2019).

“Ya benar korban berinisial AH meninggal dunia diduga saat akan mengurus sapi kurban dan setidaknya pada saat akan melaksanakan penyembelihan sapi kurban. Diduga karena kelelahan nungguin sapi kurban dari hari sabtu,” ujarnya.

Kejadian tersebut, menurut Sutarman bahwa pihak keluarga sudah menerima kejadian itu sebagai murni musibah.

“Kejadian tersebut pihak keluarga menerima kejadian sebagai murni musibah dan tidak akan menuntut siapapun di kemudian hari,” ujarnya.

Sutarman menambahkan jenazah AH langsung dibawa ke rumah duka dan selanjutnya di makamkan oleh keluarga pada Minggu (11/8/2019) kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB.

Sumber: tribunnews.com

loading...
loading...