Ini Tanggapan Kapolsek Kaliwungu Terkait Video Viral Pengeroyokan Guru Oleh Muridnya di Kendal

by

Beredar video seorang guru didorong-dorong dan dikeroyok oleh muridnya sendiri di depan kelas di SMK NU 3 Kaliwungu Kendal.

Aksi tidak senonoh itu dilakukan oleh 4 orang siswa.  Saat peristiwa berlangsung, siswa lainnya yang berada dalam kelas menertawakan kejadian itu.

Terkait video viral siswa SMK NU 3 Kaliwungu yang bercanda berlebihan, Kapolsek Kaliwungu AKP Akhwan Nadzirin menjelaskan bahwa pihaknya juga telah melakukan klarifikasi atas video tersebut kepada pihak sekolah.

Dirinya juga tidak menemukan unsur pidana atas kejadian hal itu.

“Dilihat dengan sekilas video itu memang nampak seorang pria yang di sekelilingnya ada pelajar SMK. Namun jika diperhatikan seusai melakukan itu para murid kembali duduk lagi dan mengikuti pelajaran. jadi memang tidak ditemukan unsur kriminal dalam video itu” pungkasnya.

Bupati Sedih
Bupati Kendal Mirna Annisa menyayangkan video viral pengeroyokan guru oleh murid di dalam kelas.

Bupati Kendal menyayangkan sikap para siswa SMK NU 3 Kaliwungu yang bertindak kurang ajar terhadap guru mereka.

Terlebih aksi mereka itu direkam dan videonya viral di media sosial.

Menurutnya meski guru dan siswa sangat akrab namun tindakan yang dilakukan oleh para siswa itu tidak pantas dilakukan.

“Sedih melihatnya jika bercandaannya seperti itu. Sedekat apapun itu, siswa harus menghormati guru.” ujarnya, Minggu (11/11).

Ia menambahkan kewajiban guru selain mengajar pendidikan secara formal, guru pun juga dituntuk memberikan pendidikan karakter dan beretika.

Meski dalam pembeljaran disisipi dengan bercanda namun tetap memberikan nilai etika di dalamnya.

“Guru pun juga harus memberikan pengajaran yang penuh kasih sayang dan tata krama, dan etika. Karena itu semua mencerminkan wajah bangsa,” ungkapnya.

Selain tanggung jawab sekolah, pendidikan karakter juga menjadi tanggung jawab dari keluarga dalam hal ini orangtua.

Menurutnya pendidikan karakter didalam keluarga merupakan modal utama selain di sekolah.

“Kasus ini diharapkan segera selesai dan tidak berlarut. Dari kejadian ini menjadi bekal pendewasaan dan perkembangan sekolah itu sendiri,” jelasnya

“Karena SMK menjadi wewenang Pemprov, kami hanya akan memonitor dan melaporlkan kegiatan SMK dan SMA di Kendal,” tambahnya.

Guru yang Baik
Sebelumnya, beredar video eorang guru didorong-dorong dan dikeroyok oleh muridnya sendiri di depan kelas.

Aksi tidak senonoh itu dilakukan oleh 4 orang siswa.

Saat peristiwa berlangsung, siswa lainnya yang berada dalam kelas menertawakan kejadian itu.

Video tersebut menjadi viral usai diunggah oleh akun gosip pada Minggu (11/11).

Kepada Tribun Jateng,  seorang netizen yang juga mengaku alumni sekolah menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi di SMK NU 03 Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah.

Guru yang bersangkutan bernama Joko, pengampu mata pelajaran Kejuruan Bengkel.

Tribun Jateng  menghubunginya melalui pesan Instagram kepada pemilik akun @gangsjepang235.

“Namanya Joko. Itu Mapel Kejuruan Bengkel,” tuturnya kepada Tribun Jateng, Minggu (11/11).

Alumnus tersebut menegaskan, Joko adalah guru yang baik.

“Dia baik,” tandasnya.

Kepala Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Kendal, Ibnu Darmawan mengatakan bahwa pihaknya tengah menyelidiki terkait viralnya video tersebut.

“Kami masih berkoordinasi dengan kepaa sekolah SMK NU di Kendal untuk mengetahui kebenaran video itu,” jelasnnya dikonfirmasi oleh para wartawan, Minggu (11/11).

Ia pun merasa bahwa dalam video itu siswa yang melakukan tindakan itu masih dalam konsteks bercanda.

“Namun terkait hal itu kami akan mendalami lagi agar informasi yang diperoleh tidak simpang siur,” pungkasnya.

Video viral itu pun mendapat kecaman dari banyak netizen hingga banyak yang menandai akun Instagram Kemendikbud RI.

“tolong pak @kemdikbud.ri ini di tindak kita miris melihat seorang guru tidak dihargai sama anak didiknya.terimakasih.
menurut informasi kejadian di SMK NU 3 Kaliwungu Kendal,” tulis akun pengunggah.

@dwicahyanii9: Jaman sekarang jangankan SMK, masih SD aja mulutnya sudah berani kurang ajar sama gur. paling cuma bisa marah2 aja wlopun rasanya pengeeeeeeeen banget cubitin mulutnya satu-satu, tapi nanti dilapor polisi

@eping_arifin: Tolong guru tersbut pak / ibu @kemdikbud.ri

@gunt_raaa: Saya warga Kendal, dan mohon maaf emang sekolah itu kebanyakan anak anaknya sulit diatur, mohon untuk bupati Kendal lebih memperhatikan sekolah sekolah dengan notabene siswanya sulit diatur agar hal seperti ini tidak terulang kembali

@meizurikaYa Allah ayah saya pun seorang guru, sakit jg hati sekali saya liatnya, anak anak kok bisa sekurang ajar itu, ga akan saya biarin kalo jadi kepala sekolah nya sudah saya keluarkan, dan sebaiknya black list dari sekolah sekolah dab perguruan tinggi yg bagus.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...