Ini Alasan Paman Perkosa Keponakannya yang Masih SMK Usai Main TikTok

by -690 views

Nasib malang dialami oleh MJ (15) siswi sekolah menengah kejuruan (SMK) di Deliserdang, Sumatera Utara.

MJ secara sadis diperkosa lalu dibunuh oleh S (40) yang merupakan pamannya sendiri.

Tersangka mengakui bahwa ia membekap korban karena MJ berteriak-teriak saat diperkosa.

Dikutip dari Tribun-Medan.com, Jumat (16/10/2020), tersangka mengaku saat melakukan aksinya ia berada di bawah pengaruh narkoba jenis sabu.

Mengaku terpengaruh obat-obatan terlarang tersebut, dirinya menjadi tega memerkosa dan membunuh keponakannya yang masih di bawah umur itu.

“Iya lagi pengaruh sabu narkoba,” cetus tersangka.

S mengatakan, saat diperkosa, korban sempat berteriak-teriak.

“Sekali saja pak (perkosa), jadi dia teriak-teriak ngambil uang mamaknya. Jadi saya bekap pakai bantal,” tuturnya, Jumat (16/10/2020) di Mapolsek Sunggal.

Paman korban yang lain, SB mengkonfirmasi bahwa hasil visum rumah sakit memang menunjukkan bahwa MJ telah diperkosa.

“Hasil dari visum rumah sakit benar ada diperkosa, sudah ada bekas lendir,” tutur S.

SB juga mengiyakan soal S yang merupakan pengguna narkoba.

“Kalau masalah itu sedikit banyaknya adalah dia ini pemakai narkoba,” jelasnya.

Atas kejadian itu, SB berharap agar S bisa dihukum mati.

“Saya ini abang mamaknya paling besar, bisa dibilang saya pengganti ayahnya yang sudah meninggal.”

“Kami keluarga berharap agar pelaku dihukum seberat-beratnya dan harusnya itu hukuman mati,” ungkap SB.

Dalaman Korban Berlumur Darah
Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko, mengatakan jasad MJ pertama kali ditemukan oleh ibu korban.

Saat pulang ke rumah, ibu korban mendapati rumahnya dalam kondisi terkunci dan lampu mati.

Akhirnya ibu korban meminta tolong saudaranya untuk mendobrak paksa supaya bisa masuk. Ketika masuk, ia mendapati anaknya telah tewas dalam kondisi mengenaskan.

“Ketika masuk, didapati putrinya, korban (15) sudah tergeletak di kasur dengan kondisi tangan terikat di belakang dan celana terbuka yang dipasang terbalik dan celana dalam korban berlumur darah,” ungkap Kombes Riko.

S diketahui bertindak sendiri saat melakukan pencurian dan pemerkosaan. Namun ia dibantu dua orang pria lain untuk menjual hasil curiannya.

“Kemudian ibu korban melihat barang-barang milik korban sudah tidak ada, seperti laptop dan dan empat unit HP raib,” ucap Kombes Riko.

S kemudian berhasil ditangkap sekira 17 jam setelah jasad MJ ditemukan. Kombes Riko mengatakan, pelaku juga mengaku tengah terlilit utang.

Sebelum kasus pembunuhan terjadi, tersangka sempat mendatangi ibu korban untuk meminta uang. Tersangka berstatus sebagai adik dari ibu korban

Sumber: tribunnews.com

loading...
loading...