Ibu Balita Tanpa Kepala di Parit Temui Hotman Paris, Muncul Dugaan Mengejutkan, Bukan Dimakan Reptil

by -4,077 views

Hotman Paris belum lama ini mengungkap dugaan mengejutkan atas kasus balita tanpa kepala yang ditemukan di parit.

Jasad balita inisial AYG berusia 4 tahun itu ditemukan Minggu (8/12/2019) di anak sungai Karang Asam Jalan Pangeran Antasari, Gang 3, RT 30, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu.

Kasus ini pun berakhir dengan penangkapan 2 guru PAUD yang diduga teledor mengasuh anak didiknya saat kejadian berlangsung.

Pengasuh Ahmad Yusuf Gazali berinisial (ML) dan (SY) diamankan polisi

Kapolresta Samarinda Kombes Arif Budiman mengatakan Yusuf diduga terpeleset ke parit dan hanyut dalam air.

Selain itu Arif mengatakan parit depan PAUD di Jalan Wahab Syaharie terhubung dengan parit lokasi penemuan mayat melalui saluran drainase Karang Asam Kecil.

Hal tersebut yang membuat mayatnya lembek dan beberapa bagian tubuh lainnya lepas.

Apalagi saat kejadian, Samarinda sedang diguyur hujan lebat dan sejumlah titik terendam banjir.

Selain itu Arif mengatakan dengan temuan kulit reptil di mayat tersebut, ada dugaan jasad Yusuf dimakan reptil.

“Di dalam tubuh jasad itu ada kulit reptil. Apakah itu ular, biawak atau apa, nanti kita ungkap lebih lanjut. Tapi, kemungkinan saat hanyut dimakan biawak atau terhantam tembok-tembok,” kata Arif.

Ridwan mengatakan, pihaknya telah menyimpulkan kematian Yusuf akibat tercebur di parit.

Kedua tersangka dikenakan Pasal 359 KUHP karena dianggap lalai mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Ancaman hukuman keduanya di atas lima tahun penjara.

Seolah belum puas dengan ketetapan polisi, ibu balita tersebut datang menemui Hotman Paris Hutapea di kedai Kopi Johny di kawasan Kelapagading, Jakarta Utara.

Wanita ibu tiga anak itu bernama Ibu Merry. Merry melaporkan kasus dugaan pembunuhan anak ketiganya berinisial AYG.

Setelah menumui Hotman Paris, pengacara kondang itu menduga terdapat praktik jual beli organ anak-anak di Samarinda, Kalimantan Timur.

“Salam Kopi Johny. Halo Kapolda Kalimantan Timur, Kapolres Samarinda, Kapolsek Samarinda Ulu,” ujar Hotman Paris Hutapea dalam sebuah video yang ia bagikan di akun media sosialnya, Minggu (15/2/2020).

Hotman Paris menuturkan, ada seorang wanita bernama Merry yang melaporkan anaknya berusia 4 tahun, yang bersekolah di paud atau taman kanak-kanak.

Ketika ditemukan, jasad atau jenazahnya sudah tanpa ada organ penting di tubuhnya.

Jasad anak Merry ditemukan di selokan air di tengah kota.

“Jadi sampai sekarang belum ditemukan siapa pelaku pembunuhan.”

“Kemungkinan, ada dugaan, ini jual beli organ tubuh.”

“Sengaja anak dibunuh lalu organ tubuhnya diambil untuk dijual,” kata Hotman Paris.

Hotman kemudian menunjukkan fakta-fakta terkait bocah malang itu, sebagai berikut:

  1. Organ kemaluan hilang
  2. Kedua tangan hilang
  3. Kepala hilang
  4. Seluruh organ tubuh bagian depan hilang.
  5. Kaki kanan hilang
  6. Kaki kiri sampai paha hilang
  7. Kepala Hilang

“Saya tolong Bang Hotman. Sampai sekarang belum terungkap siapa pembuuh anak saya,” ujar Ibu Merry.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...