Habisi Nyawa Selingkuhan dan Buang Mayatnya ke Kandang Buaya, Alasan Pria Ini Mengejutkan

by -720 views

Ricky Ashary, terduga pembunuh seorang wanita berparas cantik bernama Fransisca Wahyu Retno Panuntun (23), ditangkap petugas Resmob Polda Kalimatan Tengah, Minggu (25/10/2020).

Ricky diduga membunuh Fransisca pada Rabu (21/10/2020) lalu dan membuang jasadnya ke penangkaran buaya yang berada di Bumi Perkemahan Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Dia ditangkap saat berada di indekos milik kakaknya.

Ricky pun mengakui ulahnya kepada petugas. Dia nekat menghabisi nyawa Fransisca lantaran meminta pertanggungjawaban. Sebbab, saat itu korban mengaku hamil.

Ricky dan Fransisca diketahui berselingkuh. Padahal korban sudah mempunyai suami dan bayi yang masih berusia 9 bulan.

Ricky menghabisi nyawa Fransisca dengan cara menjerat lehernya dengan tali. Tapi sebelum melakukan perbuatan sadis tersebut, keduanya sempat berhubungan badan di dalam mobil.

Informasi penangkapan ini dibenarkan Kanit Resmob Polda Kalimatan Tengah Ipda Teguh Triyono kepada wartawan lokal.

Menurutnya, pelaku merupakan selingkuhan korban yang bernama Ricky Ashary.

Warga asal Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur ini ditangkap oleh tim Tim Resmob Polda Kalimatan Tengah pada Minggu (25/10/2020).

Saat itu, terduga pelaku sedang berada di dalam indekos kakaknya. Dia diciduk setelah petugas mendapati informasi dan berkoordinasi dengan Polda Kalimantan Tengah.

Dari sini pula terungkap fakta-fakta mengejutkan.

Menurut Teguh, Ricky mengakui perbuatannya itu. Dia tega menghabisi nyawa Fransisca lantaran hamil dan meminta pertanggung jawaban.

Ricky membunuh wanita bersuami itu dengan cara menjerat lehernya dengan tali. Setelah tewas, Ricky membuang jasad Fransisca ke kandang buaya.

Setelah itu, dia pun kabur untuk menghilangkan jejak.

Tak hanya itu, terungkap bahwa pelaku dan korban sempat berhubungan seksual di dalam mobil. Mereka melakukan perbuatan terlarang itu usai menenggak minuman.

“Sebelum terjadi pembunuhan, mereka membeli minum dan berhubungan di dalam mobil. Setelah itu, mereka keliling dan pelaku membeli tali dari warung untuk membunuh korban,” kata Teguh kepada wartawan, Senin (26/10/2020).

Petugas menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya ponsel korban dan pelaku.

Sebelumnya, Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning pada Minggu (25/10/2020) malam sudah mengungkapkan bahwa pihaknya mengantongi identitas pelaku pembunuhan wanita bernama Fransisca.

Namun dia belum mau mengungkapkan identitas pelaku secara lebih lanjut.

Beberapa waktu lalu, warga di sekitar Bumi Perkemahan Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, geger dengan penemuan mayat seorang wanita muda, Rabu (21/10/2020).

Mayat wanita yang belakangan diketahui bernama Fransisca Wahyu Retno Panuntun (23) itu dibuang ke penangkaran buaya.

Saat ditemukan, kondisi jasadnya sangat memprihatinkan. Tangannya terikat dan mulutnya diikat. Dia juga tampak setengah telanjang. Bisa dipastikan bahwa Fransisca tewas dibunuh.

Pihak kepolisian pun langsung bergerak menelusuri penemuan mayat ini.

Dari informasi yang diperoleh, Fransisca selama ini berkerja di salah satu kafe di Berau.  Dia dan suaminya merantau dari Jawa ke Kalimantan untuk mencari pekerjaan.

Pasangan ini sudah memiliki bayi yang masih berusia sembilan bulan.

Sejumlah saksi pun diperiksa. Termasuk suaminya. Kepada petugas, suami Fransisca mengungkapkan bahwa istrinya itu sempat pamit pada Selasa (20/10/2020) sekitar pukul 22.00 WITA.

Sejak saat itu, istrinya tak balik ke rumah hingga akhirnya ditemukan tewas di penangkaran buaya keesokan hari.

Sumber: indozone.id

loading...
loading...