Gerhana Bulan Total Terlama Pada Abad 21, Ini Efek yang Ditimbulkan

by

Gerhana Bulan Total (GBT) akan terjadi pada Sabtu (28/7/2018) dini hari.

Fenomena itu terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga cahaya tidak semuanya sampai ke Bulan.

Sejumlah masyarakat pun antusias menyambutnya. Meski begitu, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengimbau agar tetap waspada terhadap efek yang ditimbulkan.

Misalnya efek gabungan gelombang tinggi laut dengan pasang maksimum saat purnama dan gerhana bulan.

Menurut keterangan yang dihimpun dari laman Facebook resmi LAPAN RI, angin dari selatan-tenggara yang cukup kencang sekitar 30 km/jam menyebabkan gelombang laut lebih dari tiga meter di samudera Hindia yang mengarah pantai selatan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, serta pantai barat Sumatera.

Sementara purnama, khususnya sekitar waktu gerhana bulan, gaya pasang surut (pasut) bulan diperkuat gaya pasut Matahari.

Melalui akun Instagram resmi, LAPAN RI juga mengimbau masyarakat, terlebih bagi yang tinggal di dekat pantai.

Karena efek yang ditimbulkan dapat menyebabkan banjir pasang yang mencapai daratan.

“Akibatnya pasang air laut menjadi maksimum. Efek gabungan gelombang tinggi dan pasang maksimum bisa menyebabkan banjir pasang (rob) melimpas ke daratan yang lebih jauh,” kata Thomas Djamaluddin, Kepala LAPAN dalam pernyataan tertulisnya melalui akun Instagram resmi LAPAN RI.

Dijelaskan pula, gerhana bulan total pada 28 Juli 2018 menjadi gerhana bulan total terlama pada abad ke-21, yakni selama 1 jam 43 menit.

Hal itu disebabkan karena lintasan Bulan hampir mendekati garis tengah lingkaran bayangan gelap (umbra) Bumi.

Selain itu, jarak Bumi dan Bulan juga berpengaruh, di mana lintasan Bulan mengelilingi Bumi tidaklah lingkaran sempurna, tetapi berbentuk sedikit lonjong.

Sehingga ada kalanya Bulan berada dekat dengan Bumi dan ada kalanya Bulan berada lebih jauh dari Bumi.

Fase gerhana sebagian akan mulai pada pukul 01.24 sampai 05.19 WIB. Pada rentang waktu tersebut disunnahkan salat gerhana Bulan.

Sedangkan, fase total terjadi pada pukul 02.30 – 04.13 WIB, selama 107 menit. Pada saat gerhana bulan total, bulan berwarna merah darah sehingga disebut blood-moon.

Pada saat purnama meredup dan memerah, akan terlihat planet Mars yang tampak seperti bintang terang kemerahan.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...