Geram Massa Bakar Foto Rizieq, Felix Siauw: Mereka Partai Klepon Indonesia

by -1,024 views

Pendakwah ustaz Felix Siauw geram dengan aksi pendemo tolak khilafah hingga membakar dan menyobek spanduk bergambar pentolan FPI Rizieq Shihab.

Felix Siauw menduga ‘PKI’ menjadi dalang dibalik aksi tersebut.

Kegeraman Felix Siauw disampaikan melalui akun Instagram miliknya @felixsiauw.

Felix mengaku tak bisa memastikan identitas mereka, namun dugaan kuat mengarah pada ‘PKI’ dengan plesetan kepanjangan Partai Klepon Indonesia.

Di Indonesia hanya satu kelompok yang nyata-nyata menunjukkan kebencian pada ulama. Saya tak bisa memastikan, hanya menduga keras, sebab Partai Klepon Indonesia ini memang punya cara yang khas yaitu cara-cara nir-agama, anti-agama,” kata Felix seperti dikutip Suara.com, Selasa (28/7/2020).

Felix menyebut aksi pendemo menolak khilafah dengan alasan Pancasila mirip seperti yang terjadi pada 1948 atau 1965.

Pada tahun itu, Partai Komunis Indonesia atau PKI melakukan pemberontakan.

Felix juga menuding PKI sebagai dalang dibalik isu ‘klepon jajanan tidak Islami’ yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Saya yakin juga di balik isu klepon, tak lain, ini mirip-mirip dengan apa yang dilakukan di 1948 atau 1965,” ungkapnya.

Felix mengaku tak memahami maksud para pendemo membakar hingga merobek spanduk foto Rizieq. Felix menyebut Rizieq tak melakukan perbuatan buruk.

Apa masalahnya dengan foto yang mereka nistakan itu? Adakah HaRiSy (Habib Rizieq Shihab) itu maling uang negara? Jual narkoba? Jual beli jabatan BUMN? Korupsi? Dukung eljibiti?” tutur Felix.

View this post on Instagram

Biadab Pada Ulama Nggak masuk dalam logika saya, apa yang saya saksikan di video yang viral di WA itu. Segelintir orang penuh kebencian, dengan sangat provokatif mengatasnamakan rakyat, membentang spanduk “Saatnya Rakyat Melawan Khilafah, Kawal Pancasila dan NKRI”, begitu Entah rakyat mana yang dimaksud? Karena segelintir orang ini benar-benar kasar lidahnya, kotor kata-katanya, kebencian nyata terlihat dari kalimat-kalimatnya, terlebih perilakunya Yang tak masuk logika, mereka sangat membenci “Khilafah”, jangankan sampai bab “Khilafah”, bab shalat saja mungkin mereka banyak yang terlewat Memang sekarang kalau mau terlihat pintar, salahkan saja Khilafah, kalau tak punya solusi, kalau mau jadi maling dan koruptor, tapi terlihat seolah peduli, salahkan saja Khilafah Logika saya bertanya lagi, apa masalahnya dengan foto yang mereka nistakan itu? Adakah HaRiSy itu maling uang negara? Jual narkoba? Jual beli jabatan BUMN? Korupsi? Dukung eljibiti? Tapi lihat sebenci apa mereka? Bahkan iblis mereka temani, bahkan mereka bisa berteman dengan perampok. Tapi melihat wajah ulama, mereka sangat benci, sangat amarah, NGAMUK Di Indonesia, hanya satu kelompok yang nayta-nyata menunjukkan kebencian nyata pada ulama. Tak ada selain yang itu. Yang saya yakin juga dibalik isu KLEPON, tak lain, ini mirip-mirip dengan apa yang dilakukan di 1948 atau 1965 Awalnya mengaku paling Pancasilais, “membela Pancasila” kata mereka, memecah belah barisan kaum Muslim, membuat sentimen negatif pada ulama, memancing rusuh dan kemarahan pada ulama Saya tak bisa memastikan, hanya menduga keras, sebab Partai Klepon Indonesia ini memang punya cara yang khas, yaitu cara-cara Nir-Agama, Anti-Agama, dengan memosisikan diri seolah paling nasionalis, dan paling pancasilais, paling merakyat Saat mereka melakukan itu semua, tentu mereka sudah berhitung. Tentu mereka sudah yakin siapa yang pasti membela mereka, lihat saja, pimpinan aksi mereka begitu yakinnya menghujat HaRiSy Foto-foto yang berikutnya bertebaran, menunjukkan segelintir manusia biadab ini begitu dekat dengan kekuasaan. Klise. Wajar merasa berani dan jumawa Lanjut di komentar..

A post shared by Felix Siauw (@felixsiauw) on

Felix juga menduga para pendemo memiliki kedekatan dengan kekuasaan sehingga berani melakukan tindakan seperti itu.

Menurutnya, para pendemo memiliki seseorang yang pasti akan membelanya.

Tentu mereka sudah berhitung, sudah yakin siapa yang pasti membela mereka. Segelintir manusia biadab ini begitu dekat dengan kekuasaan,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah massa menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senin (27/7/2020).

Dalam aksi tersebut, mereka berusaha membakar spanduk bergambar Rizieq, namun spanduk tersebut tak mempan dibakar.

“Manusia di foto ini adalah sampah. Dia tidak berguna lagi. Jadi tidak ada tuntutan kita mencemarkan nama baik karena dia sudah mengkhianati negeri ini, tak mengakui kemenangan pak Jokowi,” teriak orator.

Para pendemo melempari spanduk Rizieq dengan tomat dan menginjak-injak foto Rizieq.

Mereka juga menyiramkan bensin kearah spanduk gambar Rizieq dan berusaha membakarnya.

Namun, saat api telah disulut, api tersebut hanya beberapa detik saja membakar ujung spanduk kemudian padam. Spanduk gambar Rizieq Shihab tak bisa dibakar.

Sumber: kumparan.com

loading...
loading...