Gempa 4,6 Skala Richter Tidak Berdampak ke Kabupaten Bangkalan

by

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Klas II Tretes menyebutkan, gempa bumi tektonik berkekuatan 4,6 skala richter terjadi di timur laut Kabupaten Bangkalan, Selasa 9 Oktober 2018, sekitar pukul 17.17 WIB kemarin.

Akan tetapi, gemba yang berlokasi di 95 kilometer laut timur dengan kedalaman 576 kilometer tersebut, tidak menimbulkan getaran maupun guncangan di kabupaten paling barat di Pulau Madura itu.

“Sesuai rilis resmi BMKG yang diterima tadi malam, kami sampaikan bahwa gempa itu tidak berdampak apapun ke Kabupaten Bangkalan,” tegas Bupati Bangkalan, R Latif Amin Imron, Rabu (10/10/2018).

Politikus PPP ini mengimbau, agar masyarakat tidak resah dan tetap tenang. Apalagi, BMKG sebagai lembaga berwenang telah mengeluarkan informasi resmi terkait gempa yang berpusat di 6.19 LS-113.07 BT tersebut.

“Saya harap masyarakat tetap waspada, tapi tidak mudah terpancing dengan informasi yang tidak jelas sumbernya,” pesan Ra Latif sapaan akrabnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan Rizal Moris menambahkan, jika gempa menimbulkan dampak getaran, dipastikan BMKG mengeluarkan peringatan dini kepada pemangku kepentingan di daerah yang terdampak.

“Pulau Madura tidak ada early warning system untuk gempa dan tsunami. Jadi kewaspadaan tetap menjadi perhatian kita semua,” ucapnya.

Sumber: timesindonesia.co.id

Loading...
loading...
loading...