Gadis Ini Diperkosa Ayah, Teman Ayahnya, dan Pamannya, Hamil 2 Bulan Malah Diminta Cari Pacar

by

Seorang gadis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan diperkosa oleh ayah, teman ayah, dan pamannya.

Perbuatan satu pelaku yakni sang ayah membuat korban hamil 2 bulan.

Setelah hamil 2 bulan, korban malah diminta cari pacar agar ada yang bertanggung jawab.

Nasib malang menimpa gadis berusia 19 tahun di Banjarbaru.

Gadis berinisial UH ini menjadi korban nafsu dari orang-orang terdekatnya termasuk ayah kandungnya sendiri.

Si ayah, S (50), yang mengetahui perbuatan paman korban justru menjadikan aib tersebut sebagai ancaman.

Berikut ini fakta lengkapnya yang dirangkum dari Kompas.com:

1. Kronologi Kejadian
Ayah kandung tega memperkosa anaknya sendiri sejak tahun 2017. Saat itu, UH masih berumu 16 tahun.

UH baru saja pindah ke Banjarbaru dari Jawa Timur. Sebelumnya UH tinggal bersama ibu kandungnya.

Untuk diketahui, orang tua korban telah bercerai sejak ia masih kecil.

“Korban pertama kali dicabuli pada tahun 2017, saat itu korban masih berumur 16 tahun.”

“Korban diambil oleh ayahnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah saat dihubungi, Senin (7/10/2109).

S yang melancarkan aksinya, mendapati sang anak sudah tidak perawan lagi.

Saat ditanya siapa yang pertama kali menyetubuhi, UH membongkar, ia dicabuli oleh paman dari ibunya.

Bukannya marah, S terus melancarkan aksinya.

S menjadikan pengakuan UH sebagai senjata untuk terus memperkosa buah hatinya tersebut.

S mengancam akan melaporkan UH ke keluarga ibunya di Jawa Timur bila tak menuruti permintaaan.

UH yang merasa takut akhirnya memilih untuk mengabulkan permintaan ayah kandungnya sendiri.

2. Hamil 2 Bulan Hingga Diminta Cari Pacar
Akibat perbuatan sang ayah, UH hamil dua bulan. Mengetahui anaknya hamil, S meminta UH untuk mencari pacar.

Tujuannya agar ada yang bertanggung jawab atas kehamilan UH.

“Saat tahu korban hamil, dia malah nyuruh cari pacar agar ada yang bertanggung jawab atas janin yang dikandungnya,” kata Aryansyah, Selasa (8/10/2019).

Hingga usia kandungan menginjak dua bulan, UH tak kunjung mendapat pacar.

3. Diminta Melayani Teman Sang Ayah
Korban yang tak kunjung mendapat pacar sementara kandungan terus membesar membuat S panik.

S pun meminta UH untuk melayani temannya, M (57).

S berniat membuat rekannya tersebut bertanggung jawab atas kehamilan sang anak setelah menyetubuhi.

“Karena belum mendapatkan pacar, S kemudian meminta UH melayani M yang tak lain adalah temannya sendiri agar S bisa meminta pertanggungjawaban M karena menghamili UH anaknya,” katanya.

M (57) bahkan dengan tega memperkosa UH sebanyak dua kali.

4. Korban Keguguran
Korban harus kembali mengalami nasib malang saat kandungannya mengalami keguguran.

Di saat seperti itu, S justru berniat kembali melancarkan nafsunya untuk menyetubuhi sang anak.

UH pun menolak permintaan S hingga akhirnya pilih kabur dari rumah.

“Tahu anaknya keguguran, S malah mau lagi mencabuli anaknya, tapi kali ini ditolak dan akhirnya si anak kabur dari rumah,” katanya.

Korban lalu melaporkan peristiwa yang menimpanya ke Polres Banjarbaru. Polisi lalu menangkap dua pelaku yakni S dan M.

Mereka saat ini telah mendekam di sel tahanan Mapolres Banjarbaru.

“Pelaku dan kawannya sudah kita tangkap. Saat ini keduanya menjalani proses hukum di PPA Polres Banjarbaru,” tambah Aryansyah.

Pelaku terjerat Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...