Fenomena Covid-19 di Bangladesh, Warga Pilih Mati di Rumah Ketimbang ke Rumah Sakit

by -3,067 views

Di masa pandemi Covid-19 ini, tenaga medis di seluruh dunia dihadapi dengan melonjaknya angka pasien inap di rumah sakit.

Namun, hal yang berbeda justru terjadi di Dhaka, Bangladesh.

Saat orang-orang di belahan dunia lain berbondong-bondong ke rumah sakit demi bisa sembuh dari Covid-19, warga Dhaka Bangladesh justru berbeda.

Mereka malah lebih memilih untuk mati di rumah sendiri, ketimbang pergi ke rumah sakit.

Dikutip dari Channel News Asia, ribuan tempat tidur di rumah sakit Bangladesh, kosong tak terisi pasien meski angka penderita Covid-19 negara itu terus naik.

Bangladesh telah mencatat 180.000 kasus positif Covid-19 dengan rata-rata 3.000 penambahan kasus baru setiap harinya.

Jumlah pasien yang meninggal pun telah mencapai 2.275 orang per Jumat, 10 Juli 2020 lalu.

Data itu tak sejalan dengan jumlah pasien di rumah sakit.

Di Ibu Kota Dhaka saja, 4.750 dari 6.305 tempat tidur yang tersedia, ditelantarkan begitu saja lantaran tak ada pasien yang mau dirawat.

Pihak Dinas Kesehatan setempat berdalih, kebanyakan pasien enggan ke rumah sakit lantaran cuma menderita gejala ringan.

“Sebagian besar pasien menderita gejala ringan. Layanan telemedicine pun cukup, mungkin itu alasannya banyak tempat tidur di rumah sakit kosong,” jelas Kepala Deputi Dinas Kesehatan setempat, Nasima Sultana, dikutip dari AFP.

Namun hal yang berbeda justru disampaikan aktivis HAM untuk kesehatan Bangladesh, Rashid e Mahbub.

“Persepsi negatif sudah terlanjur tercipta, dan membuat banyak pasien lebih memilih di rumah. Cuma sedikit yang mampu mendapat perawatan di rumah sakit swasta.

Seorang wanita yang menderita Covid-19 bersama 7 anggota keluarganya mengungkapkan alasannya tak mau ke rumah sakit.

Bahkan ketika ibunya kesulitan bernapas hingga ke level yang berbahaya, dia tetap enggan ke rumah sakit atau sekedar menyewa tabung oksigen.

“Kami mendengar dokter dan perawat di rumah sakit ogah mendekati pasien karena takut tertular,” ucap wanita itu.

Sumber: pikiran-rakyat.com

loading...
loading...