Fakta Baru Pembunuhan Debt Collector di Cianjur, Pelaku Sempat Cari Dukun Untuk Santet Korban

by

ANA alias Ahek (51) pria asal Cimahi, Jawa Barat membunuh debt collector bernama Jenal Aritonang (42) karena terus-terusan ditagih utangnya.

Sebelum melakukan pembunuhan, Ahek mulanya sudah berencana akan mengguna-gunai korban.

Ahek lantas dibantu oleh rekannya CK alias Maung untuk mencari dukun santet.

Dikutip dari Kompas.com, Ahek mengaku meminjam uang untuk modal usaha warung di kantin sekolah.

Ahek kesal karena ditagih terus menerus dan diminta membayar utangnya lebih dari nominal yang ia pinjam.

Saat konferensi pers di Polres Cianjur, Senin (14/10/2019) Ahek mengaku meminjam uang sebesar Rp40 juta.

Namun ia ditagih oleh korban Jaenal untuk melunasi utangnya dengan nominal Rp150 juta sebagai bunga pinjaman.

Karena bingung tak memiliki uang sebesar itu, Ahek lantas berniat mengguna-gunai korban dengan meminta bantuan temannya CK alias Maung untuk mencarikan dukun santet.

Namun saat korban Jenal datang kembali ke rumah Ahek, pelaku lantas dengan spontan memukul bagian belakang kepala korban dengan sebuah balok kayu.

Sebelum pemukulan tersebut, korban datang ke rumah pelaku dengan marah-marah hingga menimbulkan pertengkaran di antara keduanya.

Ahek dan CK dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 339 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau 20 tahun penjara.

Sebelumnya, warga Kampung Sukarajin, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Cianjur dihebohkan dengan temuan mayat di tepi tebing, Kamis (26/9/2019).

Mayat tersebut ditemukan dalam keadaan membusuk dan hampir terlihat tulang belulangnya. Saat ditemukan mayat terbungkus plastik hitam dan tak berkepala.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...