Dulu Dibully dan Ditolak Wanita, Pria Asal Cimahi Ini Berubah Mirip Artis Korea Tanpa Operasi Plastik

by

Sakit hati bisa berimbas pada hal positif atau negatif pada seseorang.

Kalau itu positif, orang tersebut akan menjadi lebih baik di waktu yang akan datang. Tetapi jika itu negatif, bisa saja ia terus terpuruk meratapi dirinya sendiri.

Hal positif ditunjukkan oleh pemuda dengan nama akun facebook Eka Supriatna yang tinggal di Cimahi.

Melalui postingan di facebooknya pada tanggal 20 September 2018 lalu, Eka menceritakan kisah kelamnya dulu ketika dirinya sering dibully.

Tidak hanya sekedar dibully, Eka juga mengaku semasa masih SMP pernah ‘nembak’ 4 cewek tetapi semua menolaknya.

Bahkan Eka juga pernah diludahi hingga dibilang gendut dan item.

Eka menganggap orang-orang tega melakukan itu padanya dikarenakan wajahnya yang hitam dan penuh dengan jerawat.

Tapi akhirnya, di tahun 2013 ia mulai melakukan perawatan.

Pertama, Eka mulai dari menghilangkan jerawat dengan bahan alami.

Hasil yang ia dapatkan cukup terbukti namun memerlukan waktu hingga dua tahun lamanya.

Sementara di tahun 2015, Eka yang berkeinginan memiliki kulit putih juga secara rutin menggunakan air cucian beras.

Tidak hanya wajahnya saja, Eka juga mengalami penurunan berat badan.

Dari tahun 2017 hingga tahun 2018, berat badan Eka turun 18 kg dari 102 Kg menjadi 84Kg.

Perubahan wajah Eka pun ia bagikan melalui beberapa foto. Dari foto terlihat, Eka memang mengalami perubahan warna kulit yang cukup mencolok.

Ternyata ia memang mempunyai keinginan memiliki wajah mulus seperti orang Korea tanpa operasi plastik.

Di akhir postingannya, Eka juga menuliskan pesan kepada orang-orang untuk membuktikan kita bisa berubah, ketika kita menerima bully-an.

“Intinya ketika kamu dibully karena fisik mu buktikan klo kmu bisa merubahnya. Kamu harus tetap SABAR , SABAR dan SABAR . Kesabaran itu mungkin menyakitkan, namun kesabaran akan menjadi kesempurnaan di masa yang akan datang,” tulis Eka.

Sampai saat ini, postingan milik Eka telah dibagikan lebih dari 100 kali dan dikomentari 100 kali. Ia juga menjadi berita di beberapa media online Indonesia.

Sumber: intisari.grid.id

Loading...
loading...
loading...