Doomsday Clock, Jam yang Bisa Menandakan Jika Dunia Semakin Dekat Dengan Hari Kiamat

by

Hari kiamat adalah saat di mana segala sesuatu akan hancur dan manusia akan mati. Walau terkesan menakutkan, tapi itu benar adanya.

Nah, jika hari kiamat tidak ada yang tahu kapan terjadi, maka para ilmuan menetapkan Doomsday Clock.

Doomsday Clock adalah sebuah jam yang menandakan kemungkinan bahwa dunia akan menghadapi beberapa peristiwa bencana.

Bahkan para ilmuan memprediksi jam ini bisa menandakan jika dunia semakin dekat dengan hari kiamat.

Penjelasan ini dilakukan sekelompok ilmuan dari Science and Security Board dan a Board of Sponsors, termasuk 15 pemenang Nobel dalam sebuah konferensi pers internasional di AEST.

Biasanya para ilmuan bertemu dua kali dalam setahun untuk membahas peristiwa dunia yang berdampak pada keamanan global dan memutuskan apakah jam tersebut benar.

Sebab, beberapa berspekulasi jika Doomsday Clock memberitahu dunia dengan suaranya beberapa menit sebelum tengah malam.

Doomsday Clock sebenarnya tergantung di sebuah dinding kantor di The Bulletin di University of Chicago. Berikut catatan bukti yang dikumpulkan oleh para ilmuan.

Pertama, isu kenaikan nasionalisme di seluruh dunia sebelum pelantikannya pada 20 Januari. Apalagi mendengar komentar Presiden Donald Trup tentang senjata nuklir dan isu iklim.

Kedua, 17 menit sebelum tengah mala pada tahun 1991. Saat jatuhnya Tembok Berlin dan mengakhiri Perang Dingin dan penandatangan senjata strategis perjanjian.

Ketiga, pada tahun 1953. Saat Amerika Serikat dan Uni Soviet menguji perangkat nuklirnya. Jam itu waktu menentukan dua menit sebelum tengah malam.

Keempat, pada tahun 2015. Dua menit sebelum tengah malam saat global mengalami perubahan iklim akibat masalah limbah nuklir dan moderinasasi senjata nuklir.

Terakhir, tahun 1984, saat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet selama Perang Dingin.

Jam awalnya mencerminkan ancaman perang nuklir, tetapi ide yang mendukung simbol prediksi mencerminkan bahaya seperti perubahan iklim dan ketidakstabilan politik dan ekonomi.

Sampat saat ini, ada 78% yang percaya, tapi 11% tidak. Sementara 11% lainnya menyesuaikan sama kejadian setelah itu.

Jadi, apakah Anda juga percaya dengan Doomsday Clock?

Sumber: intisari.grid.id

Loading...
loading...
loading...