Daftar 43 Ribu Nama yang Lolos Seleksi UM-PTKIN 2018, Lihat di Sini

by

Setelah sebelumnya diumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), kini giliran Seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), akan dimumumkan pukul 10.00, Selasa (10/7/2018) WIB atau sekitar pukul 11.00 WITA

Dalam siaran pers panitia UM-PTKIN nasional, telah ditetapkan dari 103.444 pendaftar UM-PTKIN 2018 dengan jumlah Program Studi tersedia sebanyak 1.155 Prodi yang tersebar di 58 PTNKIN Seluruh Indonesia

Kuota keseluruhan Jalur UM-PKIN tahun ini sebesar 43.245 bertambah sekitar 3.857 orang dari tahun lalu.

Calon mahasiswa baru yang ingin melihat hasil pengumuman UM-PTKIN bisa mengakses laman http://pengumuman.um-ptkin.ac.id.

Selain itu, pengumuman juga dapat dilihat di website PTKIN masing-masing atau bisa juga dilihat pada Koran Kampus dan Koran Lokal.

Rincian peserta yang mendaftar menurut jenis ujian Paper Based Test (PBT) sebanyak 99.936 peserta (97%), dan Computer Based Test (CBT) sebanyak 3.508 peserta (3%).

Ini Lima Prodi Favorit di UIN Alauddin Makassar Jalur UM-PTKIN
Sebanyak 6.284 calon mahasiswa baru mendaftar di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN).

Seleksi pun akan dilaksanakan Selasa (22/5/2018) hari ini. Melalui jalur tersebut, UIN Alauddin Makassar akan menerima sekitar 1.126 mahasiswa baru.

Humas UIN Alauddin Makassar, Ismi Sabaria menyebutkan Program Studi Farmasi paling diminati di jalur seleksi ini.

“Jumlahnya mencapai 923 orang, padahal kuota yang disediakan hanya untuk 25 orang,”katanya.

Disusul Teknik Informatika dengan jumlah pendaftar 904 orang, Kesehatan Masyarakat sebanyak 602 orang, Pendidikan Agama Islam sebanyak 381 orang dan Perbankan Syariah sebanyak 345 orang.

Selain di Kampus UIN Alauddin, seleksi UM-PTKIN digelar di sejumlah tempat, seperti Pesantren Madani Pao-pao, SMA Muhammadiyah Pao-pao, SMP Aisyiah Romang Polong dan MTs Madani.

Berikut 5 prodi favorit pilihan pendaftar UM-PTKIN:

  1. Farmasi (923) Kuota 25
  2. Teknik Informatika (904) Kuota 21
  3. Kesehatan Masyarakat (602) Kuota 30
  4. Pendidikan Agama Islam (381) Kuota 27
  5. Perbankan Syariah (345) Kuota 26

Ini Langkah Selanjutnya
Calon Mahasiswa Baru diwajibkan melakukan Verifikasi Berkas dan Penghasilan untuk menentukan biaya pendidikan

UKT (Uang Kuliah Tunggal) – BKT (Biaya Kuliah Tunggal), prosedur sebagai berikut:

1. Kartu Pendaftaran/kartu test asli

2. Fotocopy KTP Orangtua/Wali (suami dan istri) terbaru.

3. Fotocopy Kartu Keluarga Terbaru

4. Print out Surat Keterangan telah mengisi Biodata UKT (online) www. pmb.uin-alauddin.ac.id

5. Foto copy slip gaji/penghasilan (Suami dan Istri) bagi PNS, TNI, Polri, Guru/Dosen dan Pegawai/karyawan swasta bulan
Terakhir dilegalisir. Bagi yang pekerjaannya, petani, nelayan, dan wiraswasta membawa Surat Keterangan Penghasilan dari
Desa/Kelurahan (contoh disiapkan oleh panitia)

6. Slip Pajak Bumi dan Bangunan terbaru dan menyerahkan fotocopy-nya dan jika tidak mempunyai rumah membuat surat
keterangan dari pejabat setempat. (contoh disiapkan oleh panitia)

7. Slip bukti pembayaran Rekening Listrik terbaru dan menyerahkan fotocopy-nya jika tidak ada sambungan listrik membuat
surat keterangan dari pejabat setempat (contoh disiapkan oleh panitia).

8. Foto Rumah orang tua/wali dalam format warna (foto depan, samping, belakang dan dalam rumah), jika tidak mempunyai
rumah membuat surat keterangan tidak mempunyai rumah dari pejabat setempat.

9. Mengisi formulir Pernyataan kebenaran data dan kesiapan mentaati segala peraturan yg di keluarkan oleh Universitas
(disiapkan oleh panitia)

10. Foto copy ijazah yang dilegalisir 2 lembar

11. Untuk siswa angkatan 2018 yang belum mempunyai ijazah, melampirkan Surat Keterangan lulus disertai foto berwarna dan
dilegalisir oleh kepala sekolah.

12. Semua Calon Mahasiswa Baru harus menjalani pemeriksaan kesehatan & Bebas Narkoba di Poliklinik UIN Alauddin Kampus II
samata – Gowa

13. Bagi Calon Mahasiswa Baru yang dinyatakan lulus pada Prodi, Keperawatan & Kebidanan harus memiliki tinggi badan minimal 155 cm bagi laki-laki dan 150 cm bagi perempuan, pemeriksaannya dilakukan di Poliklinik UIN Alauddin kampus 2 dan jika tidak memenuhi persyaratan tinggi badan dan persyaratan kesehatan lainnya yg ditentukan oleh panitia maka calon maba dinyatakan gugur. (tidak berlaku Keterangan sehat dari luar).

14. Tidak buta warna bagi calon mahasiswa baru yang memilih prodi: Kebidanan, Keperawatan, Farmasi, Kesehatan Masyarakat,

Teknik Arsitektur, Teknik Informatika, Teknik Perencanaan Wilayah Kota, Fisika, Biologi, Kimia, Ilmu Peternakan, Sistem Informasi, Pendidikan Fisika dan Pendidikan Biologi, dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari Poliklinik UIN Alauddin Kampus II dan jika tidak memenuhi persyaratan tersebut diatas, maka calon maba dinyatakan gugur.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...