Cerita Penjaja Kue yang Bisa Tamat Kuliah, Berkat Dagangan Dipuji Enak Oleh Artis Ini

by -712 views

Acara wisuda di sebuah kampus kerap memunculkan sejumlah kisah menarik dan inspiratif.

Termasuk, di acara wisuda Universiti Teknologi Mara (UiTM), Shah Alam, Malaysia, beberapa waktu lalu.

Dilansir media Malaysia, MStar, seorang wisudawan yang punya kisah perjuangan menempuh pendidikan itu adalah pria bernama Ridzuan Khalid (34).

Ridzuan mengatakan, dia mengucap syukur bisa menjadi sarjana, karena banyak yang membantunya.

Yang menarik, satu orang yang begitu berjasa membantunya itu adalah penyanyi Siti Nurhaliza, meski ia belum pernah sekali pun bertemu dengan penyanyi tersukses di Malaysia itu.

“Alhamdulillah, saya wisuda pada Minggu lalu, dan walaupun saya hadir seorang diri pada wisuda itu, tapi sebenarnya banyak orang di belakang saya yang banyak membantu,”.

“Satu orang yang membantu, adalah Datuk Seri Siti Nurhaliza yang mempromosikan kue saya sekitar tahun 2016, ketika itu awal saya berjualan untuk mendapatkan pendapatan sampingan,” ujarnya kepada media Malaysia, mStar Online.

Cerita Ridzuan bermula pada 2016, ketika dia berkuliah dalam kondisi ekonomi yang tak terlalu baik.

Ridzuan sebenarnya sudah bekerja sebagai seorang dosen. Tapi ia cuti dari pekerjaan untuk melanjutkan pendidikannya.

Praktis, Ridzuan tak punya pendapatan yang cukup untuk membayar uang kuliahnya.

Dia pun berpikir keras untuk mencari sampingan, agar bisa membayar uang kuliah.

Satu-satunya yang terpikir olehnya adalah menjual kue buatan ibunya.

Ridzuan merasa yakin kue ibunya bisa laris, karena menurutnya, ibunya jago untuk urusan membuat kue kering.

Ibu Ridzuan awalnya tak pede, karena ia tak yakin kue buatannya cukup enak.

Tapi Ridzuan terus meyakinkan ibunya, dengan alasan itu bisa membantunya untuk meneruskan kuliah.

Sang Ibu pun luluh, dan Ridzuan akhirnya mulai berjuang menjajakan kuenya.

“Saya bolak balik dari Kuala Lumpur ke Bera, Pahang setiap hari Minggu untuk membantu Ibu membuat kue, lalu bawa balik kue itu ke sini untuk dijual,” ujar Ridzuan.

Peruntungan Ridzuan berubah ketika satu orang temannya, bercerita akan bertemu dengan penyanyi idola Ridzuan, Siti Nurhaliza.

Ridzuan pun menitipkan kue pada temannya, memohon agar ia memberikan kue itu sebagai hadiah dari penggemar.

Merasa tahu diri, Ridzuan tak berharap Siti Nurhaliza mempromosikan kue itu.

Dia mengaku sudah gembira bila Siti Nurhaliza menerimanya, terlebih mencicipinya.

“Bagi saya, beliau cicipi kue itu saja, saya sudah bahagia,” ujar Ridzuan mengenang.

Bak mimpi di siang bolong, Ridzuan kaget saat membuka ponselnya di kampus. Akun media sosialnya mendapat banyak notifikasi.

“Gemetar lutut saya, lihat beliau (Siti Nurhaliza) posting mempromosikan kue dagangan saya itu,” kata Ridzuan.

Sejak momen ini, Ridzuan bak kejatuhan duruan runtuh. Pesanan kuenya mengalir deras. Ia sampai tak bisa melayani semua pesanan yang masuk.

Tak hanya cukup untuk membiayainya kuliah, keuntungan berjualan kue itu juga ia gunakan untuk kegiatan amal.

“Alhamdulillah rezeki tak putus-putus datang, saya terpaksa menolak pesanan karena tak cukup tenaga, kasihan ibu saya kondisi kesehatan dia juga tidak terlalu baik,” ujar Ridzuan.

Bantuan dari Siti Nurhaliza kembali datang. Dari awalnya diberi, ia kini memesan kue ke Ridzuan.

Ridzuan pun mengantarkannya langsung ke rumah Siti Nurhaliza. Siti lalu mengunggah video di akun media sosialnya, memuji kue itu enak.

“Saya tunjukkan pada ibu, dia terharu hingga menangis. Sampai-sampai satu kampung ikut tahu,” ujarnya.

Meski kue itu makin laris manis, tapi Ridzuan sudah menghentikan bisnis itu.

Tak hanya karena Ridzuan sudah punya uang cukup untuk menyelesaikan kuliah, tapi karena ayahnya jatuh sakit.

Ibunya tak bisa lagi membuat kue karena harus menemani ayahnya.

Ridzuan pun kini sudah bekerja kembali sebagai dosen di sebuah kampus. Tapi dia berharap bisa kembali memulai bisnisnya itu.

Sumber: tribunnews.com

No More Posts Available.

No more pages to load.