[Cek Fakta] Luhut Jemput Vaksin Covid-19 ke Tiongkok dengan Niat Musnahkan Pribumi?

by -2,173 views

Beredar narasi bahwa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjemput vaksin covid-19 ke Tiongkok dengan niat memusnahkan pribumi. Narasi ini beredar di media sosial.

Adalah akun facebook Hadi Cahyono yang mengunggah narasi tersebut. Berikut narasi selengkapnya:

“LBP ke China jemput vaksin corona..
Niat musnahkan pribumi tdk mainĀ²
SAYA do’aken dia gak balik lg ke Tanah Air ini ???????? amin,” tulis akun facebook Hadi Cahyono, Sabtu 3 Oktober 2020.

Unggahan ini ramai direspons warganet. Terdiri dari 631 emotikon, 245 komentar dan 30 kali dibagikan.

Penelusuran
Dari hasil penelusuran tim Cek Fakta medcom.id, klaim bahwa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjemput vaksin covid-19 ke Tiongkok dengan niat memusnahkan pribumi, tidak berdasar.

Faktanya, Luhut bersama pihak lain ke Tiongkok untuk memastikan jaminan keamanan vaksin tersebut.

DilansirĀ sindonews.com, Luhut direncanakan berangkat ke Tiongkok bersama sejumlah pihak pada pertengahan Oktober ini.

Mereka terdiri dari Luhut, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir, dan sejumlah perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kunjungan Luhut dan tim ini, dalam rangka memastikan keamanan vaksin. Luhut dan tim ingin memastikan vaksin tersebut dijamin aman dari segala hal untuk rakyat Indonesia.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi. Pasalnya Luhut dan sejumlah pihak melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Jumat 2 Oktober 2020 lalu. Luhut melaporkan perkembangan terkait pengadaan vaksin.

“Agenda spesifiknya akan melakukan pengecekan terhadap vaksin itu, itu kan ada tim kesehatan yang ahli di bidangnya, tingkat akurasinya, tingkat bahayanya, semuanya kan harus dijamin aman itu. Tapi tidak hanya aman, tapi juga apakah halal atau tidak,” kata Masduki seperti dilansir Sindonews.com, Sabtu 3 Oktober 2020.

Masduki menegaskan kunjungan Luhut dan tim, termasuk pihak MUI untuk memverifikasi lebih lanjut.

Dari proses verifikasi itu akan diketahui hal-hal yang menjadi keraguan atau pertanyaan sebelumnya. Antara lain soal halal atau tidak.

“Vaksin itu menurut Kiai Ma’ruf Amin tidak menghambat untuk dipakai apakah itu halal atau itu tidak halal. Karena kalau halal jelas enggak ada masalah, kalau misalnya tidak halal, dalam kondisi darurat seperti ini, itu tidak masalah. Tapi mudah-mudahan halal,” terang Masduki.

Di sisi lain, pemerintah menargetkan vaksin covid-19 akan tersedia secara bertahap. Tahap pertama ditargetkan 36 juta vaksin pada kuartal IV-2020.

“Teknis nanti akan diselesaikan melalui Perpres dan sedang disiapkan ‘roadmap’ untuk pelaksanaan imunisasi,” kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seperti dilansir Medcom.id, Sabtu 3 Oktober 2020.

Kesimpulan
Klaim bahwa Menko Marves Luhut menjemput vaksin covid-19 ke Tiongkok dengan niat memusnahkan pribumi, tidak berdasar. Faktanya, Luhut bersama pihak lain ke Tiongkok untuk memastikan jaminan keamanan vaksin tersebut.

Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok.

Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.

Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.

Sumber: medcom.id

loading...
loading...