Calon Suami Menangis Peluk Makam Pengantin Wanita yang Meninggal Saat Ijab Qabul

by -3,492 views

Angsori, 30 tahun, tak kunjung beranjak dari kuburan yang masih basah itu.

Dia berjongkok bersimpuh seorang diri di sisi kuburan itu. Tatapannya hampa, sementara air matanya tak mau berhenti mengalir.

Orang-orang yang ikut menguburkan sudah pada bubar. Beberapa orang, di antaranya tetangga dan saudaranya, mencoba mengajaknya pulang.

Namun Angsori bergeming. Ia masih ingin di situ, selama mungkin yang ia bisa, menemani kekasihnya yang kini telah ditimbun tanah pusara.

Orang yang paham betul akan cinta, sudah tentu tak akan mengusik Angsori.

Pria itu baru saja menghadapi takdir yang begitu menyakitkannya: kekasihnya meninggal dunia secara mendadak saat sedang dirias, sesaat sebelum mereka akan melangsungkan ijab kabul.

Kisal pilu ini terjadi di RT 04 RW 03 Kelurahan Pelutan, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Selasa, 29 September 2020.

Angsori dan Siti Finda Yuni Atiqoh (21) seharusnya sudah sah menjadi suami-istri sore itu andaikan sang calon mempelai wanita tidak mendadak meninggal dunia.

Finda–begitu sapaan akrab si calon mempelai wanita–mendadak pingsan saat tengah dirias, sebelum kemudian menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.

“Yang saya dengar, si pengantin perempuan pingsan mendadak paginya. Itu sekitar jam 7. Waktu itu sedang dirias,” ujar seorang warga setempat bernama Karyono.

Yang menambahkan kepiluan, pernikahan itu telah disiapkan matang-matang, termasuk resepsinya. Di halaman rumah, pelaminan sudah ditata dan didekorasi.

Kursi pelaminannya pun sudah dihias dengan bunga-bunga. Aneka santapan telah dimasak dan siap disajikan. Dan undangan pun telah disebar.

Sejumlah sanak-saudara dari luar kota pun telah berdatangan untuk meramaikan dan mendoakan pernikahan mereka.

Menurut Karyono, ijab kabul tadinya dijadwalkan dilangsungkan pada pukul 8.00 WIB.

Angsori pun tak dapat menyembunyikan kesedihannya di tengah keramaian para tamu.

Ia menangis sejadi-jadinya saat menatap wajah kekasihnya yang terbaring tak bergerak. Juga saat mengantarkan si pujaan hati ke liang lahat.

“Almarhumah dimakamkan hari itu juga, sorenya, sekitar jam 3 (15.00 WIB),” lanjut Karyono.

Para tamu undangan, terutama yang datang jauh-jauh dari luar Pemalang, tetap hadir. Namun, alih-alih merayakan hajatan pernikahan, mereka justru ikut bertakziah.

Sumber: indozone.id

loading...
loading...