Cabuli Bocah Lelaki di Semak-semak, Oknum Dosen Akui Kelainan Sejak Kuliah: Pasangan Saya Meninggal

by -1,037 views

Polisi memergoki seorang oknum dosen sedang mencabuli bocah laki-laki di semak-semak.

Saat ditemukan oleh polisi, bocah laki-laki itu sedang berbaring di paha oknum dosen tersebut.

Rupanya, oknum dosen tersebut sedang duduk dalam keadaan celananya terbuka.

Kejadian itu terjadi di di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), oleh oknum dosen berinisial RN (45).

Sementara bocak laki-laki yang jadi korban perbuatan tak senonoh itu yakni NV (14).

Perbuatan tersebut dipergoki oleh Tim Hunter Sat Sabhara Polrestabes Palembang, dan langsung menciduk sosok oknum dosen tersebut.

Dilansir dari TribunSumsel, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kasat Sabhara AKBP Sonny Triyanto menyatakan, kedua orang itu tepergok Tim Hunter di semak-semak di Jakabaring, Palembang pada Kamis (13/8/2020) pukul 23.30 WIB.

Kejadian berawal saat tim Charlie 2 di bawah pimpinan Danru Ipda Sugriwa melakukan hunting di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Team Hunter menemukan seorang pria dan seorang anak laki-laki berusia 14 tahun sedang duduk.

Posisi kepala anak laki-laki tersebut berada di paha pelaku. Saat didekati dan diperiksa, celana pelaku ternyata terbuka.

Kasat Sabhara Polrestabes Palembang AKBP Sonny Triyanto membenarkan bahwa anggotanya berhasil mengamankan pelaku di tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil interogasi, hal tersebut ternyata bukan kali pertama dilakukan pelaku.

Sebelumnya, pelaku pernah melakukan aksi cabul dengan seorang anak laki-laki lain.

“Dari hasil interogasi sementara, korban berinisal NV dan korban lainnya berinisal AN, kemudian barang bukti yang berhasil diamankan uang Rp 20 ribu, untuk membayar korban,” ucap Sonny Triyanto.

Sonny menyatakan, pelaku pernah melakukan perbuatan yang sama dengan membayar Rp 25 ribu.

“Diduga masih ada korban lainnya,” ujar Sonny Triyanto.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polrestabes Palembang untuk dimintai keterangan dan penyelidikan lebih lanjut.

Berjumpa di Lampu Lalu Lintas
Berdasarkan pengakuan oknum dosen RN, ia berjumpa dengan NV di lampu lalu lintas Fly Over Simpang Jakabaring pada Kamis malam.

Saat itu, RN menyatakan, NV meminta uang kepadanya. Meski demikian, RN tak lantas memberikan uang kepada NV.

“Dia (NV) minta uang ke saya.”

“Saya bilang kalau mau uang, ikut saya,” kata RN.

Selanjutnya, oknum dosen itu mengajak bocah 14 tahun tersebut ke semak-semak di sebuah tempat di Jalan Gubernur H Bastari. Di sana, ia memaksa NV melayani nafsu bejatnya.

“Sudah dua kali,” ujar RN, yang mengaku melakukan perbuatannya dengan orang yang sama.

Tingkah Aneh Sejak Kuliah
Oknum dosen laki-laki itu menjelaskan, aksi cabulnya telah terjadi sejak tahun 2019 lalu.

Meski demikian, aksi kejinya itu sempat terhenti karena pasangannya meninggal.

Hingga kemudian, dosen itu kembali berbuat mesum dengan anak-anak di bawah umur sejak bulan Mei 2020.

“Penyakit saya ini memang timbul sejak kuliah. Namun, puncaknya pada 2019.”

“Sempat berhenti lantaran pasangan saya meninggal dunia,” imbuh RN.

Kemudian, oknum dosen cabul itu menyatakan, ia kembali melakukan aksi tak senonoh tersebut pada Mei 2020 hingga tertangkap pada Kamis (13/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Korbannya orang di Jalan Gubenur H Bastari.”

“Ada tiga orang korban saya. Rata-rata anak di bawah umur.”

“Setiap kenal, saya selalu mengimingi mereka dengan memberikan uang Rp 20 ribu hingga 25 ribu,” katanya.

Saat tertangkap, oknum dosen itu mengatakan, ia dan korban NV sedang melakukan aksi oral.

“Posisi saya pun saat itu sedang tidak memakai celana.”

“Saat itu, petugas polisi curiga hingga akhinya saya ditangkap,” katanya.

Sumber: tribunnews.com

loading...
loading...