BMKG: Peringatan Dini Senin 16 September 2019, Waspada Asap Kebakaran Hutan dan Gelombang Tinggi

by

Simak peringatan dini BMKG besok, Senin 16 September 2019. Waspada cuaca buruk asap kebakaran hutan/ lahan dan kebakaran hutan!

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini di sejumlah provinsi di Indonesia untuk besok, Senin (16/9/2019).

Peringatan dini tersebut disampaikan pada situs resmi BMKG, bmkg.go.id.

Besok, terdapat enam provinsi berpotensi gelombang tinggi.

Sementara, ada beberapa wilayah yang sedang mengalami udara buruk karena kebakaran hutan atau lahan.

Sejumlah provinsi lainnya berpotensi hujan petir dan angin kencang, hujan guntur, dan angin kencang.

Berikut daftar peringatan dini BMKG Senin 16 September 2019 dari situs resmi bmkg.go.id :

Wilayah berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang:

1. Aceh

  • Aceh Tenggara
  • Aceh Tamiang
  • Langsa dan sekitarnya

Wilayah berpotensi angin kencang:

  1. Bengkulu di sepanjang pesisir barat Bengkulu
  2. NTT
    1. P. Timor
    2. P. Sabu
    3. P. Sumba
    4. P. Rote

Wilayah berpotensi gelombang tinggi :

  1. Bali capai 2 meter atau lebih
    • Selat Bali
    • Selat Badung
    • Selat Lombok
    • Samudera Hindia selatan Bali
  2. Banten
    • Selat Sunda
    • Perairan selatan Banten
    • Samudera Hindia selatan Banten
  3. Bengkulu
    • Perairan Bengkulu capai 3,5 meter
    • Perairan Enggani capai 4 meter
  4. Kalimantan Tengah berkisar 1,25 hingga 2,5 meter
  5. NTT
  6. Sulawesi Selatan
    • Selat Makassar
    • Perairan Kepulauan Sabalana
    • Perairan Kep. Selayar
    • Teluk Bone
    • Laut Flores

Sebaran Asap Dampak Kebakaran

  1. Jambi
  2. Kalimantan Barat
    (Seluruh wilayah dipenuhi asap dari pagi hingga malam, dini hari akan kabut)
  3. Kalimantan tengah
    (Berpotensi penurunan kualitas udara)
  4. Riau
    (Penurunan kualitas udara)

Wilayah berpotensi kebakaran hutan atau lahan:

  1. Kalimantan Barat
  2. Kalimantan Tengah
  3. NTT
  4. Sumatera Selatan

Selain itu, BMKG sebelumnya catat gempa berkekuatan cukup besar di Halmahera, Maluku Utara pada Sabtu (14/9/2019) malam.

Gempa bumi berkekuatan 6,2 skala richter (SR) melanda Halmahera, Maluku Utara terjadi sekitar pukul 23.21 WIT.

Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa berada di kedalaman 10 kilometer (Km) di bawah permukaan laut. Tepatnya pada 0,89 lintang selatan dan 128,6 bujur timur.

Gempa bumi berada 119 Km Timur Laut Halmahera Selatan-Maluku Utara, 125 Km Tenggara Labuha-Maluku Utara, 150 Km Tenggara Halmahera Tengah-Maluku Utara, 230 Km Tenggara Ternate-Maluku Utara, dan 2489 Km Timur Laut Jakarta.

“Gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI,” tulis pesan dalam keterangan tertulis BMKG, Sabtu (14/9) malam.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...