Berpakaian Seksi, 7 Wanita Pemandu Karaoke di Padang Diamankan, Kasatpol PP: Memancing Musibah

by

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang melakukan razia di beberapa tempat hiburan malam di Padang, Minggu (17/11/2019) dini hari.

Sasaran dari razia tersebut adalah karyawan-karyawan tempat hiburan malam yang melanggar peraturan.

“Kalau dari aturan, pemandu itu kan seharusnya memiliki kartu identitas, harus terdaftar sebagai karyawan di tempat hiburan malam tersebut,” kata Kepala Satpol PP Padang, al-Amin saat dihubungi TribunPadang.com, Minggu.

Selain itu, al-Amin juga mengungkapkan pemandu karaoke tidak boleh menggunakan pakaian-pakaian seksi.

Sebab, pakaian seksi pemandu karaoke dapat memancing perbuatan-perbuatan yang dilarang agama.

Setelah mendatangi beberapa tempat hiburan malam, 7 wanita pemandu karaoke diboyong ke Mako Satpol PP Kota Padang.

“Petugas yang tengah melakukan patroli pengawasan terhadap tempat hiburan malam, mendapati dua lokasi tempat hiburan masih melakukan aktivitas di atas ketentuan,” ujarnya.

Tentu, kata al-Amin, kegiatan tersebut telah melanggar Perda serta peraturan yang berlaku di Kota Padang.

“Oleh karena itu kita melakukan penertiban,” tegas al-Amin.

al-Amin menyayangkan oknum-oknum yang marah ketika Satpol PP menegakkan Perda di Kota Padang.

“Marilah kita bersama-sama menegakkan aturan di Kota Padang ini agar kita bisa terhindar dari musibah,” ujarnya.

“Kita takut karena musibah sosial seperti ini, bisa memancing datangnya musibah alam,” sambungnya.

Selain itu, ia mengimbau pelaku usaha untuk mengindahkan aturan-aturan yang ada.

Bagi tempat usaha yang belum memiliki izin, al-Amin meminta agar segera mengurus izinnya.

Serta bagi yang sudah berizin, ia mengimbau jangan menyalahi aturan yang ada.

“Kami Satpol PP akan terus melakukan pengawasan setiap harinya,” pungkas al-Amin.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...