Berita HOAX Kesehatan: Bulu Kucing Bisa Menyebabkan Mandul

by

Kita mungkin sering mendengar desas desus mengenai bulu kucing yang bisa menyebabkan kemandulan. Moms sendiri bagaimana, apakah percaya?

Sebab banyak sekali wanita yang sangat mempercayai hal ini, terlebih di Indonesia.

Tapi apa iya bulu kucing yang bisa menyebabkan kemandulan?

Dilansir dari netwellness.org, William W Hurd, MD, Professor of Reproductive Biology, School of Medicine, Case Western Reserve University menyatakan, tidak ada bukti kontak dengan kucing atau bulu kucing dapat menyebabkan infertilitas (kemandulan).

Rumor ini mungkin didasarkan pada fakta bahwa manusia dapat mengidap penyakit yang disebut “toxoplasmosis” dari kucing.

Toxoplasmosis ini adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit Toxoplasma gondii.

Infeksi biasanya terjadi karena mengonsumsi daging yang terkontaminasi parasit Toxoplasma gondii dan daging tersebut kurang matang.

Bisa juga berasal dari paparan kotoran kucing yang terinfeksi Toxoplasma gondii.

Atau juga karena mengonsumsi sayuran atau buah buahan yang tidak dicuci terlebih dahulu.

Infeksi Toksoplasmosis memiliki gejala mirip flu pada manusia, seperti:

  • Pegal-pegal
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Kelelahan

Dampak Toksoplasmosis Selama Kehamilan
Jika seorang wanita terkena toksoplasmosis selama kehamilan, hal ini dapat membahayakan anaknya yang belum lahir.

Janin dalam kandungannya dapat lahir dengan cacat lahir, seperti mengalami kelainan penglihatan dan pendengaran dikemudian hari.

Pencegahan Toksoplasmosis Selama Kehamilan
Wanita hamil baiknya menghindari kontak dengan kotoran kucing jika memungkinkan.

Bahkan ibu hamil juga harus memastikan bulu kucing peliharaan bersih dari kotoran kucing yang menempel.

Jika seorang wanita hamil harus membersihkan kotoran kucing dia harus mengenakan sarung tangan dan mencuci tangannya dengan bersih sesudahnya. Pun menggunakan masker.

Selain itu, ibu hamil juga harus menghindar tidur dengan kucing.

Jika Terinfeksi Toksoplasmosis Selama Kehamilan Apa yang Harus Dilakukan?
Jika infeksi terjadi sebelum minggu ke-16 kehamilan, ibu hamil mungkin akan menerima antibiotik spiramisin.

Penggunaan obat ini dapat mengurangi risiko masalah neurologis (syaraf) pada janin akibat toksoplasmosis kongenital.

Spiramisin secara rutin digunakan untuk mengobati toksoplasmosis di Eropa, tetapi masih dianggap eksperimental di Amerika Serikat.

Jika infeksi terjadi setelah minggu ke-16 kehamilan, atau jika tes menunjukkan bahwa janin juga telah terinfeksi toksoplasmosis, ibu hamil mungkin akan diberikan pirimetamin dan sulfadiazin dan asam folinic (leucovorin).

Pastinya dokter akan membantu menentukan perawatan yang optimal. Bagaimana Moms, sudah semakin paham kan?

Jadi tidak benar alias hoax jika kucing bisa menyebabkan kemandulan pada wanita.

Sumber: nakita.grid.id

Loading...
loading...
loading...