Beredar Pesan Berantai Sebut Saldo Nasabah Bank Mandiri Hilang Gara-gara Aplikasi FaceApp, Pihak Bank Beri Pernyataan

by

Sabtu (20/7/2019) pagi, sejumlah nasabah Bank Mandirimengaku kehilangan sejumlah saldo rekening mereka.

Ada yang mengaku mendapatkan transfer uang masuk ke rekening mereka lalu tiba-tiba hilang kembali.

Beberapa orang mengakui bahwa saldo rekening mereka berkurang.

Bahkan ada pula yang mengakui bahwa saldo rekening Bank Mandiri mereka tiba-tiba berubah jadi nol.

Keluhan-keluhan para nasabah Bank Mandiri tersebut dapat dilihat di media sosial, khususnya Twitter dan Instagram.

Bahkan saking banyaknya keluhan yang menimbulkan kepanikan tersebut, beredar pesan berantai di aplikasi WhatsApp yang menyebut bahwa hilangnya saldo nasabah Bank Mandiri tersebut disebabkan karena aplikasi FaceApp.

Keluhan saldo rekening Bank Mandiri yang hilang

FYI Bapak/Ibu…,

Kami teruskan info dari TBRS.

Sehubungan dengan aktivitas switchback & switchover pada Jumat 19 Juli 2019, akan ada impact down time pada beberapa channel yaitu:

1. switch over USSD
impact: downtime USSD 22.00 s.d 22.30 WIB

2. Switch over core banking
impact: downtime mandol, mobit, IB lama, SMS Banking (USSD, SMS ketik, STK), ATM, EDC dan EComm pukul 23.00 s.d 23.30 WIB

3. Maintenance IB Lama
impact: downtime IB lama 23.00 s.d 00.00 WIB

Terima kasih

Pengumuman.. nanti malem Mandol (mandiri online) banking akan Down sekitar pukul 22.00-24.00 karena adanya security maintenance regarding bocor data ke faceapp.

Sekedar share teman2

Yang pakai aplikasi face app mohon hati2 ya,” isi pesan berantai yang diterima GridHot.ID pada Sabtu (20/7/2019).

Pesan berantai yang diterima GridHot.ID

Aplikasi FaceApp sendiri adalah sebuah aplikasi ponsel yang dapat mengubah foto wajah menjadi lebih tua, bahkan lebih muda dan beragam perubahan lainnya.

Lewat tantangan #AgeChallenge, aplikasi FaceApp cukup menghibur untuk dibagikan di sosial media dan jadi viral beberapa waktu belakangan.

Demam Age Challange lewat aplikasi FaceApp menjangkit di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Faceapp

Namun, rupanya pesan berantai yang menyebut aplikasi FaceApp jadi dalang hilangnya sejumlah saldo nasabah bank Mandiri adalah tidak benar.

Dikutip dari Kompas, pihak Bank Mandiri menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah terkait dengan perubahan saldo rekening.

Bank Mandiri Mengalami Gangguan

“Saat ini kami informasikan dan tegaskan bahwa perubahan tersebut terjadi pada saat perpindahan proses dari core system ke back up system yang rutin dilaksanakan di akhir hari. Namun, pada kali ini terjadi error pada data saldo 10 persen nasabah Bank Mandiri,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (20/7/2019).

Bank Mandiri, lanjut Rohan, menjamin saldo nasabah akan segera pulih dalam waktu 2-3 jam ke depan karena sebelum perpindahan ini selalu dilakukan back up data saldo nasabah.

Bank Mandiri mempersilakan nasabah yang ingin melakukan pengecekan rekening tabungan ke kantor cabang Bank Mandiri.

Rohan meminta nasabah untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Sekali lagi kami memohon maaf dan kami pastikan rekening nasabah aman,” kata Rohan.

Sementara itu, dikutip dari Antara, Bank Mandiri mengimbau nasabah untuk tidak menggunakan layanan Mobile Banking (M-Banking) untuk sementara waktu karena dikhawatirkan berdampak pada proses perbaikan.

“Kami mengimbau nasabah untuk mengecek saldonya satu hingga dua jam ke depan,” ujar Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, apabila nasabah melakukan pengecekan saldo secara masif dalam waktu yang sama, akan berdampak pada lambatnya sistem perbaikan.

“Tentunya traffic pada sistem menghambat untuk orang bertransaksi jadi lemot dan sulit masuk,” kata dia.

Saat ini, Bank Mandiri tengah menelusuri penyebab pasti gangguan yang membuat saldo nasabah bertambah maupun berkurang secara drastis. Pihak Bank Mandiri juga tengah melakukan pendataan atas perubahan besaran saldo nasabah.

“Itu yang tadi saya bilang memerlukan waktu dua jam,” kata dia.

Rohan menjelaskan gangguan yang dialami nasabah berimbas pula pada penggunaan layanan uang elektronik. Pengguna tidak bisa mengisi ulang (Top-up) saldo E-money tapi bisa digunakan untuk transaksi.

“Top-up E-money berdampak dari layanan yang terganggu,” kata dia.

Bank Mandiri juga akan menghubungi nasabah yang mendapat tambahan saldo secara drastis akibat yerjadi corrupt pada sistem teknologi informasi saat melakukan proses back-up.

“Nasabah akan dihubungi secara langsung karena bank punya data saldoatau transaksi terakhir yang dilakukan nasabah,” kata dia.

Sumber: hot.grid.id

Loading...
loading...
loading...