Beda 360 Derajat, Arya Permana yang Dulu Obesitas Sekarang Sudah Bisa Berlari

by

Obesitas adalah masalah yang cukup serius. Di Indonesia sendiri ada banyak sosok yang kelebihan berat badan, sehingga hanya bisa diam di tempat tidur hingga lakukan operasi.

Salah satu yang cukup familiar adalah Arya Permana. Kamu tentu masih ingat bukan bagaimana Arya tidak bisa beraktivitas karena badannya nyaris 200 Kg.

Arya yang ketika itu masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) terpaksa harus berhenti karena dirinya tak bisa ke mana-mana.

Tapi itu dulu, sekarang Arya sudah perlahan pulih dan move on dari obesitasnya. Yuk tengok bagaimana perubahannya sekarang.

Pertama Kalinya Arya Terkena Obesitas
Pada tahun 2016 lalu, nama Arya Permana sempat menjadi perbincangan banyak warganet. Pasalnya anak lelaki yang saat itu masih berumur 10 tahun dan memiliki bobot 192 kilogram.

Padahal, Arya lahir dengan berat normal layaknya bayi kebanyakan. Badannya mulai membesar sejak ia duduk di kelas 3 SD dan terus menggemuk tanpa tau penyebabnya, sehingga ia juga harus putus sekolah.

Bocah asal Desa Cipurwasari, Karawang ini bahkan disebut sebagai anak tergemuk di dunia oleh media dalam maupun luar negeri.

Ketika itu, RS Hasan Sadikin Bandung mengerahkan 13 dokter ahli untuk meneliti dan mengupayakan perawatan terhadap Arya.

Diundang Oleh Tim Hitam Putih
Berkat perawatan dokter, Arya yang beratnya mencapai 200 Kg saat itu diundang ke Hitam Putih, ia datang Bersama Ayahnya.

Arya mengatakan bahwa berat badannya sudah turun sebanyak 5 Kg. berat badan tersebut menurun karena ia melakukan olahraga renang dan angkat barbel.

Menurut pengakuannya, Arya juga punya pola tidur yang berbeda dari anggota keluarganya. Ia tidur ketika siang hari (jam 6 pagi-5 sore) dan terjaga di malam hari.

Ia merasa bahwa dirinya enggak merasa ngantuk. Nah, dari segi makan, sebelum mendapat program diet dari pihak RS, sang ayah mengatakan bahwa satu hari Arya bisa makan hingga empat kali dalam porsi cukup besar.

Nge-gym Bareng Ade Rai Untuk Menurunkan Berat Badannya
Selama mendapat perawatan dari RS Hasan Sadikin, Arya dipertemukan dengan sosok binaragawan Ade Rai. Karena hal tersebutlah Arya sering datang ke gym Ade Rai dan berlatih di sana.

Pada awal tahun 2018, bersama Ade Rai, ia kembali diundang ke talkshow Hitam Putih. Ketika itu, Arya sudah turun sebanyak 75 Kg, hasil dari 8 bulan olahraga, menerapkan pola hidup sehat, serta operasi penyempitan lambung.

Alhasil dari 192 Kg, berat badannya menyusut menjadi 120 Kg saja. Nah, menurut cerita Arya, ia disupport oleh Ade Rai dengan iming-iming PS 4 jika turun berat badannya. Ade juga memperbolehkan Arya bermain PS, dengan syarat sambil berdiri.

Turun Drastis Hingga Ratusan Kilogram
Benarlah pepatah yang mengatakan bahwa ‘hasil tak akan mengkhianati proses’. Buktinya saja, kerja keras Arya menurunkan berat badannya tidak sia-sia.

Rutin berolahraga, renang, serta konsumsi makanan sehat membuat badannya menyusut drastis. Untuk ke tiga kalinya, ia kembali diundang Hitam Putih pada Rabu (13/02/19) lalu.

Namun, kini penampilan Arya layaknya anak kebanyakan. Ia memakai baju dan sepatu dengan ukuran pada umumnya. Kabarnya, kini Arya turun hingga 105 Kg, hingga badan yang tersisa hanya 80 Kg saja.

Semakin leluasa bergerak, ternyata Arya ke depannya masih harus melakukan serangkaian operasi untuk menghilangkan gelambir kulit karena penyusutan lemaknya tersebut.

Walaupun begitu, ia sudah merasa sangat nyaman karena bisa bermain bola, berlari, pergi ke sekolah, hingga naik sepeda motor sendiri.

Kasus obesitas berlebih ini bukan terjadi pada Arya saja loh. Ada bayak kasus serupa yang pernah dialami oleh berbagai sosok, seperti yang baru-baru ini viral adalah Titi Wati –yang dievakuasi dengan menjebol dinding rumah.

Kebiasaan tersebut bisa dipengaruhi oleh berbagai hal, termasuk di antaranya adalah makanan, minuman manis, serta tak rajin bergerak.

Sumber: boombastis.com

Loading...
loading...
loading...