Batalkah Puasa Orang yang Menonton Film Porno?

by

Salah satu tujuan puasa, termasuk puasa Ramadan, itu untuk mengendalikan hawa nafsu.

Namun, bagaimana jika seseorang tidak dapat mengendalikan hawa nafsunya, seperti menonton film p0rno pada siang hari Ramadan, apakah puasanya batal?

Menonton film p0rno termasuk hal yang diharamkan, karena pada umumnya setiap penontonnya itu syahwatnya terangsang pada hal yang tidak diperbolehkan.

Namun ulama mazhab Syafii memerinci terkait batal atau tidaknya melihat sesuat hal yang menimbulkan syahwat.

Bila kebiasaan orang yang mengkhayal hal-hal p0rno, menonton film p0rno atau gambar-gambar p0rno itu bersyahwat hingga mengeluarkan mani, maka puasa orang tersebut bisa batal.

Hal ini sebagaimana pendapat Syekh al-Bujairimi yang dikutip Syekh Abu Bakar Syatha dalam I‘ānatu Thalibin.

وكالإنزال بنظر وفكر، فإنه لا يفطر به، لانتفاء المباشرة. قال البجيرمي: ما لم يكن من عادته الإنزال بهما، وإلا أفطر

“Seperti keluar mani sebab melihat dan  mengkhayal (pada sesuatu yang menimbulkan syahwat), itu tidak batal puasanya, karena ketidakadaan unsur penyentuhan langsung (terhadap objek). Al-Bujairimi berpendapat: ketidakbatalan puasa itu jika memang bukan kebiasaannya keluar mani karena melihat dan mengkhayal. Tapi bila kebiasaan melakukan dua hal tersebut menyebabkan keluar mani, maka hal itu membatalkan puasa.”

Namun, bila biasanya melihat sesuatu yang menimbulkan syahwat seseorang itu tidak terbiasa sampai keluar mani, maka puasanya tidak batal.

Hal ini sebagaimana Syekh Abu Bakar Syatha dalam I‘ānatu Thalibin.

والانزال بنظر وفكر، ولو لمس محرما أو شعر امرأة فأنزل: لم يفطر – لعدم النقض به. ولا يفطر بخروج مذي: خلافا للمالكية.

“Keluar mani sebab melihat atau mengkhayal (hal yang menimbulkan syahwat), seperti juga menyentuh wanita mahram atau rambut seorang perempuan yang menyebabkan keluar mani, itu tidak membatalkan puasa, karena ketidakadaan unsur pembatal (menyentuh kulit secara langsung). Selain itu, keluar mazi juga tidak membatalkan puasa, yang mana hal ini berbeda dengan pendapat ulama mazhab Maliki.”

Menurut mazhab Maliki, keluar mani atau mazi sebab melihat hal-hal yang menimbulkan syahwat, itu membatalkan puasa.

Bahkan menurut mazhab Maliki, hal itu mewajibkan qada puasa di luar bulan Ramadan.

Walaupun menonton film p0rno jika tidak menyebabkan sampai keluar mani itu tidak membatalkan puasa, namun kita harus ingat bahwa tujuan berpuasa adalah mengendalikan hawa nafsu.

Oleh karena itu, demi kesempurnaan puasa maka sebaiknya kita meninggalkan hal-hal negatif. Wallahu a’lam.

Sumber: bincangsyariah.com

Loading...
loading...
loading...