Bagaimana Mengobati Penyakit Paru-paru?

by

Pertanyaan:
Assalamua’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 

Ustadz, perkenalkan nama saya Dedi. Begini Ustadz, beberapa hari lalu ada saudara saya yang meninggal dunia karena penyakit paru-paru.

Padahal jika dilihat dari usia, beliau masih muda sekitar 37 tahunan. Mohon ustadz jelaskan apa faktor penyebab penyakit tersebut agar saya bisa terhindar. Jazakallah.

Jawaban:
Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bapak Dedi yang dirahmati Allah, seminggu lalu saya juga mendapat pertanyaan yang sama dari seorang pasien tentang penyakit berbahaya ini.

Penyakit yang lahir dari kebiasaan buruk dimulai bukan dilihat dari usia, contoh kebiasaan buruk mulai merokok di usia 15 tahun, kemungkinan besar di usia 35 sudah akan merasakan dampaknya.

Paru-paru merupakan organ dalam sistem pernapasan yang berfungsi untuk menukar oksigen dalam sistem karbondioksida dari darah dengan bantuan homoglobin. Proses ini dikenal sebagai respirasi atau pernapasan.

Anda yang tinggal di kota besar akan lebih rentan dengan tingkat pencemaran udara yang sangat tinggi. Itulah mengapa kita disarankan untuk selalu menggunakan masker jika berada di tempat terbuka.

Tingkat polusi yang tinggi akan menyebabkan banyak sekali gangguan pernapasan.

Anda harus waspada terhadap sinyal-sinyal tubuh yang berupa gejala batuk terus menerus, dahak bercampur darah, dan timbul rasa sakit pada dada karena sinyal-sinyal tersebut merupakan gejala terkena kanker paru-paru.

Lebih dari 90 persen penyakit paru-paru ini berawal dari bronkhitis atau saluran udara yang masuk ke paru-paru. Kanker ini bisa disebut karisnoma sel kecil atau karisnoma sel gandum, kasrinoma sel besar, dan adenokarnoma.

Karisnoma sel alveolar berasal dari alveoli di dalam paru-paru, kanker ini bisa merupakan pertumbuhan tunggal, namun sering menyerang lebih dari satu daerah di paru-paru.

Tidak semua kanker atau tumor itu dapat ditemukan. Ada beberapa kanker paru-paru yang lebih jarang terjadi, yang di sebut adenoma. Adenoma merupakan kanker jinak dan sarkoma tergolong kanker ganas.

Sebagian kecil penyakit kanker paru-paru disebabkan oleh zat yang dihirup di tempat kerja.

Kanker paru-paru terjadi sekitar 10 hingga 15 persen kepada pria dan hanya lima persen terjadi pada wanita, beberapa gejala yang bisa dilihat dan dirasakan akibat kanker paru-paru ini, antara lain:

  • Batuk yang terus menerus atau menjadi hebat.
  • Dahak berdarah , berubah warna dan makin banyak.
  • Napas sesak dan pendek-pendek.
  • Sakit kepala, nyeri, atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas.
  • Kelelahan kronis.
  • Kehilangan selera makan atau turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Suara serak atau parau.
  • Pembengkakan di wajah atau leher.

Biasanya gejala-gejala tersebut baru akan timbul ketika kanker sudah menginjak stadium akhir, dimana perokok tidak akan sadar bahwa ia telah terkena kanker sejak usia muda.

Gejala penyakit paru-paru sering terjadi pada umumnya berupa batuk yang lama pada orang yang meroko, kesulitan bernapas, suara yang berubah dari biasanya, dan batuk lebih dari dua minggu pada orang yang tidak meroko.

Masa orang terkena kanker paru-paru ini adalah sekitar 10 hingga 15 tahun. Jika sejak berusia 15 tahun orang sudah merokok, kemungkinan pada usia sekira 35 tahun atau 40 tahun ia akan menderita kanker paru-paru.

Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Paru-paru
Ada beberapa antioksidan yang dapat dikonsumsi seperti vitamin A, C, dan E dalam bentuk herbal seperti maduAntioksidan ini akan melindungi paru paru terhadap oksidasi dan kerusakan oleh fraktur.

Beberapa jenis makanan seperti kedelai, tahu, tempe, dan oncom juga mengandung senyawa genistein, yang merupakan antioksidan dan anti-tumor kuat, sehingga dapat menstimulasi sistem imun.

Mekanisme kerjanya adalah dengan menstimulasi pulihnya sel-sel tumor menjadi sel normal, khususnya pada kanker paru-paru.

Untuk konsumsi harian bisa didapatkan dari antioksidan yang tinggi seperti berasal dari air kanggen water yang dihasilkn dari ionisasi.

Selama empat bulan coba konsumsi secara terus menerus dan Insyaallah akan terlihat hasilnya. Lebih baik lagi jika dilengkapi dengan terapy sunnah bekam setiap pekan, jauhi rokok, selalu kenakan masker jika berada di tempat terbuka yang berpotensi tercemar debu atau zat-zat berbahaya.

Misalnya, jika anda tinggal di dekat pabrik kimia atau pabrik yang menghasilkan limbah asap. Semoga jawaban yang saya sampaikan bermanfaat untuk semua pembaca.

Wallahu ‘alam.

Sumber: islampos.com

Loading...
loading...
loading...