Bacalah 2 Bait Syair Ini Setiap Jumat Agar Wafat dalam Keadaan Islam

by

Selain membaca surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, Al-Nas setelah salam dari shalat Jumat, umumnya masjid-masjid yang berada di pesantren dan desa-desa juga membaca dua bait syair.

Konon dua bait syair ini dibuat oleh Abu Nuwas. Berikut dua bait syair dimaksud;

إِلَهـيْ لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلًا * وَلَا أَقْوَى عَلَى النَّارِ الْجَحِيْمِ

فَهَبْ لِيْ تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبِيْ * فَإِنَّكَ غَــــــافِرُ الذَّنْـبِ الْعَظِيْمِ

Ilahii lastu lil fiirdausi ahlaa * wa laa aqwaa ‘alaa naaril jahiimi

Fahabli taubatan waghfir dzunuubii * fa innaka ghaafirudz dzanbil ‘adhiimi.

Artinya:
Ya Tuhanku, aku bukanlah orang yang pantas menjadi ahli surga. Tapi aku pun tidak kuat bila harus tinggal di neraka. Maka, anugerahi kemampuan bertobat dan ampunilah dosa-dosaku. Karena sesungguhnya Engkau maha pengampun segala dosa besar.

Disebutkan dalam kitab Hasyiyatul Bajuri, bahwa Syaikh Sya’rani pernah berkata;

من واظب على هذين البيتين في كل جمعة توفاه الله على الاسلام من غير شك ويقرأن خمس مرات

Barangsiapa melanggengkan membaca dua bait syair ini (di atas) dalam setiap Jumat, maka Allah akan mewafatkannya dalam keadaan Islam tanpa ada keraguan. Dua bait syair tersebut dibaca sebanyak lima kali.

Melalui perkataan Syaikh Sya’rani ini, dapat diketahui bahwa pada dasarnya membaca dua bait syair di atas boleh dibaca malam atau hari Jumat, baik pagi atau sore.

Hanya saja masyarakat muslim kalangan pesantren dan pedesaan umumnya membaca dua bait syair di atas setelah shalat Jumat selepas membaca surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas dan Mu’awwidzatain.

Sumber: bincangsyariah.com

Loading...
loading...
loading...