Ayah di Cilegon Bunuh Istri dan Bayinya yang Umur 40 Hari, Karena 3 Kali Ditolak Bercinta

by

Tersangka AS tega membunuh istri dan bayinya yang berusia 40 hari di Cilegon, Banten. Dia membunuh keduanya dalam kondisi sadar setelah mendapat 3 kali penolakan berhubungan badan dari korban

Peristiwa itu terjadi pada Senin (4/3) lalu. AS tega membunuh sang istri lantaran ditolak saat ia mengajak berhubungan intim. Dari pengakuan tersangka, ia emosi saat menghabisi nyawa istri dan anaknya.

“Pada waktu itu ditolak tiga kali dengan cara menyikut dada saya. Tapi sebelum-sebelumnya selama berumah tangga sering mendapat penolakan,” kata Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Dadi Perdana Putra kepada wartawan, Kamis (4/4/2019).

AS mengklaim tidak ada rencana untuk membunuh istri dan anaknya tersebut. Saat mendapat penolakan, ia ketika itu tak pikir panjamg untuk melakukan kekerasan terhadap korban AP.

Emosi itu muncuk lantaran riwayat rumah tangganya yang dianggap membuat dirinya kalap. Dengan begitu, luapan emosinya tumpah hingga tega membunuh istrinya.

“Dalam kondisi sadar namun keadaan itu sangat spontan sekali tidak ada maksud sedikitpun untuk melakukan hal tersebut. Luapan emosi dan riwayat rumah tangga,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka disangkakan Pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 UU Penghapusan Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara maksimal 20 tahun.

Sumber: detik.com

Loading...
loading...
loading...