Ayah di Blitar Jadikan Anak Kandungnya Budak Nafsu Sejak SD, Pernah Tampar Korban Karena Menolak

by

Pur (41), warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, yang diduga memaksa setubuhi anak kandungnya sendiri masih menjalani pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polres Blitar Kota, Selasa (3/12/2019).

“Kasusnya sudah dilimpahkan ke Unit PPA. Karena korban masih anak-anak. Sekarang kami masih memeriksa pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono.

Selain sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), lanjut Heri, polisi juga meminta keterangan kepada korban, ibu korban dan teman sekolah korban.

“Korban juga sudah kami lakukan visum di RS Bhayangkara,” ujar Heri.

Kapolsek Ponggok, Iptu Sony Suhartanto mengatakan, saat diperiksa di polsek, pelaku mengakui perbuatannya.

Pelaku menggauli anaknya sejak masih kelas 6 SD hingga sekarang kelas 2 SMP.

“Perbuatan pelaku sudah berlangsung tiga tahun. Dalam seminggu, pelaku bisa dua sampai tiga kali menggauli anaknya,” kata Sony.

Saat melakukan aksi bejatnya, tambah Sony, pelaku memaksa dan mengancam korban. Malah, pelaku pernah menampar korban karena menolak diajak berhubungan.

“Korban pernah ditampar sama pelaku karena menolak melayani nafsu bejatnya,” ungkap Sony.

Menurutnya, selama ini korban takut dan tidak berani melaporkan kasus itu ke ibunya. Korban baru berani melapor ke ibunya setelah polisi menangkap pelaku terkait kasus narkoba.

“Setelah pelaku kami tangkap kasus narkoba, korban baru berani cerita ke ibunya. Malam itu juga ibunya datang ke polsek untuk melaporkan kasus asusila tersebut. Selama ini korban tinggal sama pelaku. Sedangkan pelaku dengan istrinya pisah ranjang,” kata Sony.

Sebelumnya, Pur (41), warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, tega merudapaksa anak kandungnya, A (14).

Pur merudapaksa anak kandungnya berkali-kali sejak korban masih kelas 6 SD.

Terbongkarnya kasus asusila itu justru saat petugas Unit Reskrim Polsek Ponggok menangkap Pur terkait kasus narkoba.

Polisi menggerebek rumah Pur pada Senin (2/12/2019) malam kemarin dan ditemukan barang bukti sekitar 300 butir pil dobel L.

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...