Arab Saudi Larang Sholat Jum’at dan Modifikasi Adzan

by -2,253 views

Pemerintah Arab Saudi melarang pelaksanaan sholat Jum’at di masjid-masjid dan memodifikasi adzan.

Keputusan menutup masjid-masjid di seluruh penjuru negeri ini mulai berlaku sejak Selasa 17 Maret 2020 hingga waktu yang belum ditentukan, untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19).

Bagi para lelaki muslim yang sudah baligh dapat mengganti sholat Jumat dengan sholat zuhur di rumah masing-masing.

Menteri Urusan Islam Arab Saudi Abdulatif al-Sheikh mengatakan, fasilitas untuk memandikan jenazah di masjid akan tetap dibuka, hanya saja akses akan dibatasi untuk beberapa orang.

Mengenai doa jenazah, hanya akan diizinkan di pemakaman, bukan di masjid.

Dikutip dari laman KSA, seruan adzan yang biasanya mengumandangkan kalimat Hayya ala sholah (marilah kita salat) juga diubah menjadi Asholatu fi buyutikum (salatlah di rumah).

Modifikasi adzan ini akan diberlakukan sampai pemberitahuan selanjutnya.

Kendati demikian, kebijakan penutupan masjid tidak berlaku untuk Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Sementara laman Dawn, Rabu (18/3/2020), menyebutkan bahwa kebijakan meniadakan sholat Jumat di masjid-masjid menuai pro kontra dari berbagai kalangan.

Sejumlah pihak keberatan karena menganggap saat ini status kesehatan lebih diutamakan dibanding beribadah.

Selain menutup masjid dan meniadakan sholat Jumat, pemerintah Arab Saudi juga menutup tempat-tempat hiburan seperti bioskop, restoran, dan mall.

Hal ini dilakukan guna membatasi aktivitas warga agar tidak keluar rumah dan menghindari kerumunan.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menutup sekolah-sekolah, melarang pelaksanaan ibadah umroh dan menginstruksikan warganya kerja dari rumah.

Hingga saat ini setidaknya, 171 kasus positif cirus Corona (COVID-19) telah dilaporkan di Arab Saudi. Sementara belum ada korban jiwa.

Sumber: okezone.com

Loading...
loading...
loading...