Anaknya Kuliah di AS, Pedagang Sayur Terima Penghargaan Dari Kemdikbud

by

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan penghargaan kepada Siti Narimah, seorang wanita lansia 70 tahun, pada Rabu (6/11).

Siti Narimah merupakan pedagang sayur asal Aceh yang berhasil menyekolahkan anaknya hingga berkuliah di Amerika Serikat.

Siti Narimah diberi penghargaan sebagai ‘Orang Tua Hebat 2019’ di malam Apresiasi Paud dan Pendidikan Keluarga yang diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta.

Kisah ini diungkapkan oleh sang anak, Aula Andika Fikrullah Al Balad, melalui akun Instagram pribadinya, @fa_aula.

Dalam unggahannya Kamis (7/11), Aula menampilkan foto sang ibu saat memegang piagam berbingkai yang bertuliskan namanya.

Aulia menyebut dirinya bahagia, bisa mengantarkan sang ibu untuk menerima penghargaan dari Kemdikbud.

“Nov selalu saja membawa kabar bahagia. Nov 1993, aku lahir ke dunia. Nov 2016 diwisuda dari Syiah Kuala Univ dengan beasiswa Bidikmisi. Nov 2019 ini bisa mengantarkan orang tua ke atas panggung Balai Kartini, Jakarta di malam Apresiasi Paud dan Pendidikan Keluarga oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI sebagai “Orang Tua Hebat 2019”,” tulis Aulia dalam keterangan unggahannya.

Dalam unggahan yang sama, Aulia juga menampilkan foto sebuah tajuk yang menceritakan perjuangan sang ibu membesarkannya hingga bisa berkuliah di luar negeri.

Unggahan itu menjelaskan bahwa Siti Narimah selama ini membesarkan putranya itu seorang diri.

Siti Narimah yang biasa disapa Mak Cut ini tidak pernah bersekolah dan buta huruf. Suaminya, Ridwan Kr Is pun sudah meninggal dunia pada awal tahun 2004, setelah menjadi korban konflik Aceh.

Kepergian sang suami membuat Mak Cut harus berjuang jadi tulang punggung keluarga sendirian.

Mak Cut yang dikaruniai 7 orang anak setiap hari berdagang sayuran di depan rumah demi mengais rezeki.

Perjuangan tanpa lelah Mak Cut akhirnya berhasil membawa putranya, Aula Andika Fikrullah Al Balad, untuk menjadi penerima beasiswa dan berkuliah di universitas di Amerika Serikat.

Aula Andika Fikrullah Al Balad berhasil menamatkan kuliah Strata 1 di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Aceh, jurusan Pendidikan Fisika melalui beasiswa Bidikmisi.

Aula kemudian melanjutkan pendidikan S2 di Lehigh University, Pennsylvania, Amerika Serikat.

Menempuh pendidikan di luar negeri berhasil dilakukan Aula setelah mendapatkan beasiswa USAID Prestasi.

Tidak mudah, sebelum berhasil jadi penerima beasiswa, Aula disebut sudah pernah 53 kali gagal karena ditolak berbagai program beasiswa, namun ia tidak menyerah.

Keberhasilan Aula tak lepas dari doa dan perjuangan sang ibu yang telah membesarkannya.

Dalam salah satu unggahannya di Instagram, Aulia mengatakan sang ibu adalah Kartini sesungguhnya. Mak Cut disebutnya sebagai wanita terhebat di muka bumi.

“Aku tidak mengenal Kartini sebagaimana yang dipertontonkan di media-media. Bagi ku, hanya wanita berkerudung merah ini lah satu-satunya wanita terhebat di muka bumi ini. Bagi ku, dia adalah malaikat Allah berwujud manusia yang diturunkan ke muka bumi ini untuk menjaga, membimbing, membesarkan, membina, dan mengarahkan ku meraih ridha-Nya.” tulis Aula pada unggahannya 22 April 2019.

Kisah perjuangan Mak Cut dan Alia membuat banyak warganet terinspirasi. Unggahan Alia di Instagram pun dipenuhi ucapan selamat serta doa dari warganet yang mengaku turut bahagia atas kisah perjuangan mereka.

“Sehat terus mak, alhamdulillah ikut senang,” tulis @pulohan.

“Keren. Anda dan Ibu benar-benar inspiratif dan membanggakan. Sukses selalu bro,” sahut @aliasmudin.

Bismillahi MasyaaAllah… Sukses dan berjuang terus… Cerita ini sangat menginspirasi saya… Pulang lah dan mengabdilah untuk bangsa ini..” tambah @ida_azwan.

Sumber: kumparan.com

Loading...
loading...
loading...