Amalan dan Keutamaan Bulan Safar Menurut Hadits Nabi

by -212 views

Safar adalah bulan kedua dalam penanggalan Hijriyah. Sapar adalah bulan kedua dalam penanggalan Jawa.

Berikut Daftar Amalan dan Puasa Sunah yang bisa dikerjakan di Bulan Safar 1442 Hijriyah atau 2020.

Adapun 1 Shafar 1442 Hijriyah dalam penanggalan kabisat jatuh pada Jumat 18 September 2020.

Simak Daftar Amalan dan Puasa Sunah yang bisa dikerjakan.

Bulan Safar kerap kali diyakini bangsa Arab sebagai bulan yang penuh kesialan hingga musibah.

Karena itulah Puasa Sunnah dan Amalan ibadah jadi alternatif untuk berbuat baik.

Melansir laman Tribun Jabar, Senin (14/9/2020) termasuk di Indonesia, munculnya khurafat dan keyakinan lainnya seperti menghindari pernikahan, aqiqah dan bepergian saat Bulan Safar.

Padahal keyakinan tersebut tidak dibenar Rasulullah SAW. Sebagaimana hal ini pernah disampaikan Rasulullah SAW dalam sabdanya.

“Tidak ada wabah dan tidak ada keburukan binatang terbang dan tiada kesialan Bulan Safar dan larilah (jauhkan diri) daripada penyakit kusta sebagaimana kamu melarikan diri dari seekor singa.” (HR. Bukhari).

“Tiada kejangkitan, dan juga tiada mati penasaran, dan tiada juga Safhar”, kemudian seorang badui Arab berkata:

“Wahai Rasulullah SAW, onta-onta yang ada di padang pasir yang bagaikan sekelompok kijang, kemudian dicampuri oleh Seekor onta betina berkudis, kenapa menjadi tertular oleh seekor onta betina yang berkudis tersebut ?”.

Kemudian Rasulullah SAW menjawab: “Lalu siapakah yang membuat onta yang pertama berkudis (siapa yang menjangkitinya)?” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah shalallhu `alaihi wa salam bersabda: “.Allah telah menetapkan takdir untuk setiap makhluk sejak lima puluh ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim)

Musibah maupun kesialan seseorang sebagaimana terkandung dalam rukun Iman untuk meyakini qada dan qadar.

Demikian, perlu diyakini bahwa Bulan Safar seperti bulan biasanya.

Di mana ada keistimewaan dan keutamaan beribadah yang dapat dikerjakan umat muslim.

Tak ada salahnya, setiap bulan maupun waktu menjadi ladang instrospeksi diri meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Rasulullah dan para sahabat memang tidak mencontohkan amalan-amalan tertentu di Bulan Safar.

Namun, berikut ini beberapa keutamaan dan amalan yang dapat dikerjakan di Bulan Safar, dilansir dari berbagai sumber:

1. Meningkatkan Ketakwaan
Seorang muslim maupun manusia umumnya berupaya menjadi pribadi yang lebih baik. Sekalipun sudah baik, untuk menjadi taat dan lebih baik adalah ibadah abadi yang dikejakan manusia.

Muslim khususnya diperintahkan untuk menjunjung tinggi nilai ketauhidan dan menjauhi khurafat, (mitos atau dugaan).

2. Memperbanyak Dzikir
Amalan berdzikir sebenarnya tak pernah lepas dikerjakan setiap saat. Berdzikir adalah akikatnya menjadi kewajiban umat muslim.

Sebagaimana termaktub dalam Ummul Quran dan bacaan doa lainnya.

“Ada dua kalimat yang dicintai oleh Allah, ringan di lisan dan berat di timbangan: (yaitu bacaan) subhaanallah wabihamdihi subhaanallahil adzim.” (HR Bukhari).

3. Salat Dhuha
 Terdapat keutamaan bagi muslim yang melaksanakan Salat Dhuha. Rasulullah SAW bersabda:

Salat Dhuha itu salat orang yang kembali kepada Allah, setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena panas tempat berbaringnya.” (HR Muslim).

4. Membaca al-Qur’an
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka dia mendapat satu pahala kebaikan. Dan setiap satu pahala itu dilipatkan menjadi 10 kali.” (HR. At Tirmidzi dan At Thabrani).

Oleh karena itu amalan membaca Al Quran menjadi amalan yang sangat dianjurkan dikerjakan muslim hakikatnya setiap saat.

Nah, itulah beberapa amalan yang dapat dikerjakan pada Bulan Safar. Masih banyak amalan lainnya yang dapat dikerjakan muslim.

Seperti berpuasa sunnah, memanjatkan Shalawat Nabi, bersedekah dan lain sebagainya.

Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Safar 2020

Puasa Senin Kamis:

  • Senin 21 September 2020
  • Kamis 24 September 2020
  • Senin 28 September 2020
  • Kamis 1 Oktober 2020
  • Senin 5 Oktober 2020
  • Kamis 8 Oktober 2020
  • Senin 12 oktober 2020
  • Kamis 8 Oktober 2020
  • Senin 12 Oktober 2020
  • Kamis 15 Oktober 2020

Puasa Ayyamul Bidh:

  • Rabu 30 September 2020 (13 Safar 1442 H)
  • Kamis 1 Oktober 2020 (14 Safar 1442 H)
  • Jum’at 2 Oktober 2020 (15 Safar 1442 H)

Itulah daftar amalan yang bisa dilakukan di bulan safar 2020 serta sikap yang harusnya diterapkan umat muslim menyambut bulan ke-2 dalam kalender hijriyah ini.

Sumber: tribunnews.com

loading...
loading...