8 Tahun Hilang, Kakek di Banyuasin Ternyata Tewas Dibunuh dan Dikubur Perampok

by -1,441 views

Seorang kakek di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), yang hilang selama delapan tahun, ternyata menjadi korban perampokan.

Jasadnya ditemukan di areal persawahan, belakang RSUP Dr Rivai Abdullah.

Korban atas nama Sidik Purwanto (61) dibunuh pada 2012 lalu oleh kawanan perampok dengan modus menyewa mobil untuk pindahan rumah.

Ketika itu kakek tersebut ditodong senjata tajam, lalu dianiaya hingga tewas dan dikubur dalam kondisi kaki tangan terikat.

Jasad korban dievakuasi pada Jumat (4/9/2020) dalam kondisi tinggal tulang belulang.

Pihak keluarga menangis histeris mengetahui korban yang hilang selama delapan tahun ini ditemukan tewas mengenaskan.

“Sudah delapan tahun hilang, saya tidak menyangka bakal seperti ini,” kata anak korban, Dian Anggreani, di Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Jumat sore.

Kanit IV Jatanras Polda Sumsel, Kompol Zainuri mengatakan, kasus pembunuhan ini terjadi pada 2012 lalu.

Korban sempat melapor ke polisi kasus orang hilang, namun setelah dicari-cari korban tidak ditemukan.

Kemudian dalam penyelidikan polisi menangkap dua orang pelaku yang merupakan suami istri, Suhendra dan Nopri.

Mereka yang juga aktor utama perampokan serta pembunuhan ini tidak tahu lokasi korban dibunuh.

“Kasus ini terungkap setelah kami menangkap seorang pelaku atas nama Muslim,” ujar dia.

Muslim saat itu bertugas menguburkan jasad Sidik dan diberi upah Rp1 juta oleh pasangan Suhendra dan Nopri.

Setelah itu dia melarikan diri keluar daerah dan keberadaanya sulit dilacak.

Sumber: inews.id

loading...
loading...