8 Kisah Barang Tertinggal di Jepang, Secara Ajaib Selalu Ketemu Lagi. Kalau di Indonesia, Pasti Udah Raib

by

Kehilangan barang yang kita miliki bisa jadi suatu hal yang bikin sebal. Rasanya tujuh hari tujuh malam, tidur jadi nggak nyenyak kalau barang yang kita sayangi belum juga kembali.

Terlebih kalau barangnya bernilai cukup mahal, hmm, auto menangis sebulan.

Masalahnya, rasa kehilangan itu begitu menyakitkan karena kita tahu apa yang kita harapkan seringnya nggak kembali.

Namun kalau kamu kehilangan barang di Jepang, siap-siaplah menemukan keajaiban.

Hampir sepenuhnya barang yang hilang bakalan kembali deh! Simak uraian Hipwee Hiburan berikut biar kita miris sekaligus kagum secara bersamaan.

1. Kisah kehilangan pertama dipantik oleh dr. @ferdiriva. Dia menemukan perhiasan di sebuah restoran di Jepang, namun nggak ada satu pun yang bergeming buat ngutilin. Keren sih!

Bakal ditunggu sampai pemiliknya sadar dan ngambil sendiri. Kalau di Indonesia pasti udah dikutil nih!

2. Orang-orang terbiasa buat mengembalikan barang yang bukan miliknya sesegera mungkin. Bahkan rela antre toilet lagi lo, salut banget!

Selain disiplin buat ngembaliin barang yang bukan miliknya, orang Jepang disiplin antri juga.

3. Bahkan ponsel yang kalau di Indonesia adalah lahan basah para pengutil, di Jepang aman sejahtera. Nggak ada yang menyentuh sebelum si pemiliknya sendiri yang cari

Kalau di sini sih nggak keburu diamankan bisa langsung dibawa lari

4. Nah, seorang influencer di bidang travel yaitu @aMrazing juga pernah mengalami beberapa kejadian kehilangan barang berharga di Jepang. Semuanya balik, nggak jadi hilang

Barangnya diantar, uang tunainya utuh pula. Mantap betul!

5. Barang berharga yang nilainya hampir seratus juta pun bisa kembali dengan cara yang begitu mengharukan. Antara bersyukur dan deg-degan nggak karuan sih!

6. Susah memang punya barang mahal, tapi sukanya ilangan begini. Jadi nyut-nyutan sendiri nyarinya. Untung pas ilangnya di Jepang

7. Lain cerita kalau kehilangan ponsel di Indonesia. Meski bisa dijangkau, justru bisa menggiring kriminalisasi lain. Sungguh ngeri kebiasaan masyarakat kita ini

Sayangi nyawamu, karena ponsel bisa beli lagi

8. Bagaimana pun kebiasaan baik dalam memperlakukan barang orang yang ketinggalan ini nggak dibangun secara instan. Sudah mendarah daging dan jadi

Kita bisa menerapkan ini dimulai dari diri sendiri

Mentalitas yang terbentuk di Indonesia dan di Jepang memang nggak bisa disamakan. Soal kepemilikan barang, orang Jepang begitu menghargai dan menghormatinya.

Sepertinya mereka paham, kehilangan itu rasanya nggak enak banget. Di beberapa kasus, orang yang menemukan barang yang bukan miliknya bahkan rela berkorban dan mau repot-repot supaya barang itu kembali menemukan tuannya.

Mirisnya, yang terjadi di Indonesia justru sebaliknya. Begitu menemukan barang tanpa pemilik, kepemilikannya langsung diklaim dan diambil alih.

Barang kayak dompet atau ponsel yang begitu mudah dikembalikan aja tetap bisa dicuri, apalagi uang tunai dan perhiasan. Hampir mustahil bisa kembali dengan utuh.

Sumber: hipwee.com

Loading...
loading...
loading...