6 Cara Menjadi Diri Sendiri Apa Adanya

by

Menjadi diri sendiri itu lebih baik daripada berpura-pura menjadi orang lain. Tidak baik berpura-pura menjadi orang lain.

Nanti lama kelamaan merasa lelah berpura-pura. Berpura-pura membutuhkan tenaga, agar terlihat menjadi orang lain. Tidak ada yang suka berpura-pura. Maka dari itu, ketahuilah cara menjadi diri sendiri apa adanya.

Pertanyaan, kenapa Anda berusaha menjadi orang lain? Apakah karena kebutuhan atau karena gengsi. Ingin terlihat menjadi lebih baik, agar orang lain senang. Yang aslinya adalah orang yang tidak suka tersenyum, memaksa diri untuk tersenyum.

Oh ya, sebaiknya jauhi minuman keras dan obat-obatan terlarang. Karena kedua zat tersebut mampu mengubah Anda menjadi orang lain. Orang yang selalu berpura-pura. Terlihat sangat bahagia, namun aslinya tidak bahagia.

Cara Menjadi Diri Sendiri Apa Adanya
Tanpa mempersingkat kata, berikut 6 cara menjadi diri sendiri apa adanya, menjadi diri sendiri itu lebih baik.

1. Jangan pernah menggunakan narkoba
Penelitian Tartaglia, S, dkk mengemukakan bahwa terhadap hubungan antara penggunaan narkoba dengan menjadi orang lain.

Orang yang selalu berpura-pura menjadi orang lain, berusaha terlihat senang, tersenyum, namun sebetulnya keadaan mereka cukup mengenaskan. Bahkan ada yang ingin meminta bantuan. Hal tersebut karena narkoba mempengaruhi sistem saraf.

Penggunaan narkoba sebenarnya merusak diri Anda. merusak diri dalam ilmu kesehatan juga dalam ilmu psikologi. Orang yang telah menggunakan narkoba, psikologi mereka akan hancur.

Mudah sekali terkena depresi, dan ingin rasanya untuk bunuh diri. Ketika mereka mengonsumsi narkoba, mereka merasakan senang.

Namun itu hanyalah khayalan yang dibuat oleh zat di dalam narkoba dan memaksa Anda untuk menjadi orang lain. Ketika efek zat tersebut habis, maka depresi akan menyerang.

Tidak ada dampak positif dari penyalahgunaan narkoba. Jauhi narkoba, jangan mudah tergiur orang lain untuk mengonsumsi narkoba. Semakin Anda menjauhi narkoba, maka semakin selamat hidup Anda. Selamat kesehatan Anda dan selamat psikologi Anda.

2. Menerima diri apa adanya
Setiap manusia pasti memiliki kekurangan. Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Setiap benda maupun makhluk di dunia ini memiliki kecacatan. Dan kenapa malu dengan kekurangan tersebut, jika semua orang memiliki kekurangan.

Banyak orang yang tidak bisa menerima kekurangan mereka. Mereka begitu ganteng, namun karena mereka tidak bisa menerima kegantengan mereka, mereka pun merusak kegantengan itu dengan bermacam cara. Ada yang merusak rambut mereka sehingga terlihat acak-acakan.

Menerima diri apa adanya memang diperlukan. Bagi orang yang menerima diri apa adanya dapat menjadi diri mereka sendiri. Mereka enjoy dengan diri mereka, dan happy setelah mereka diri mereka.

Mereka melakukan apapun tanpa rasa terbebani, terbebani karena harus menggunakan topeng. Mereka dengan bebas mengekspresikan hobi mereka tanpa ada rasa malu.

Mereka yang menggunakan topeng merasa terbebani. Memaksa dirinya untuk tersenyum, namun dalam hati mereka menjerit. Menjerit karena harus terpaksa. Seharusnya dia menangis, namun dia tersenyum. Berapa besar sih tekanan mental bagi mereka yang berusaha menutupi diri mereka.

Jadilah diri sendiri, terima diri apa adanya. Tidak ada hal yang perlu ditutup-tutupi. Semakin ditutupi, semakin besar penderitaan mental yang diterima.

3. Ketahuilah apa kelebihan diri sendiri
Salah satu cara menjadi diri sendiri dengan mengetahui kelebihan di dalam diri. Jangan hanya kekurangan pada diri sendiri yang dilihat, sehingga menimbulkan rasa tidak percaya diri alias minder yang menyebabkan Anda harus menggunakan topik, berpura-pura menjadi orang lain.

Lihat pula kelebihan ada yang ada di dalam diri. Dengan mengetahui kelebihan tersebut, gali kelebihan itu sehingga menjadi senjata utama Anda. dengan Anda mampu menonjolkan kelebihan diri yang dimiliki, maka Anda pun semakin percaya diri untuk menjadi diri sendiri.

Selain itu, orang lain bakal melihat Anda adalah orang yang sangat hebat. Walaupun kelebihan tersebut sepele, asahlah. Kelebihan itu akan terlihat sangat hebat bila sering diasah.

Misalnya, pernah tahu tidak ada orang yang mempunyai kelebihan membedakan rasa manis. Kalau dipikir-pikir kelebihan tersebut sepele. Buat apa sih melihat perbedaan rasa manis. Kalau sudah manis, jangan dibandingkan lagi. Yang penting sesuai dengan lidah, dan itu sudah baik.

Namun orang tersebut terus mengasahnya. Sehingga mereka ahli menjadi penilai rasa manis. Apa yang terjadi kepada mereka yang ahli dalam bidang tersebut? Mereka kebanyakan menjadi tester permen di perusahaan terkenal.

Tentu saja dengan bayaran yang fantastis pula. Mereka hanya merasakan dari rasa manis permen yang akan dipasarkan, dan memberikan penilaian yang objektif.

Asahlah kelebihan yang dimiliki, jadilah ahli dalam bidang yang menjadi kelebihan Anda. dengan demikian, Anda pun semakin berharga di mata dunia, dan Anda mampu menjadi diri sendiri apa adanya.

4. Tidak masalah menjadi pribadi “out of the box” tapi terbukalah menerima kritikan
Hidup cuman sekali, jangan menyia-nyiakan hidup. Jika pribadi Anda out of the box, maka jangan sembunyikan pribadi tersebut. Memang beberapa orang menganggap Anda aneh, jangan hiraukan tanggapan tersebut. Ingat, hiraukan sebagian besar tanggapan tersebut, dan sebagian kecil pelajari tanggapan orang-orang.

Apa itu pribadi out of the box? Ialah pribadi yang lain daripada kebanyakan. Pribadi yang tidak seperti masyarakat pada umumnya. Beberapa orang berpikir kalau menyelam itu tidak menyenangkan, Anda berpikir kalau menyelam itu menyenangkan.

Beberapa orang berpikir kalau mengumpulkan sampah itu sia-sia dan hanya membuat badan jorok, penuh kuman lagi. Namun Anda berpikir kalau mengumpulkan sampah itu memiliki banyak manfaat.

Pribadi yang out of the box memang erat dengan kaitannya dengan kritikan. Namun jadikan kritikan itu sebagai pembelajaran. Jangan menjadi orang yang anti kritikan, itu tidak baik.

Boleh-boleh saja menghiraukan kritikan, namun sebagian kecil perhatikan kritikan tersebut. Bisa jadi kritikan tersebut justru membangun pribadi Anda menjadi orang yang lebih baik lagi.

5. Lihatlah ke bawah untuk selalu bersyukur
Cara menjadi diri sendiri berikutnya dengan melihat ke bawah untuk selalu bersyukur. Lihatlah ke bawah, jangan ke atas.

Karena melihat ke atas itu membuat diri menjadi lupa untuk bersyukur. Bahwa masih banyak lagi yang berada di atas kita, namun seakan lupa kalau masih banyak juga, bahkan lebih banyak di bawah kita.

Dengan melihat ke bawah, maka Anda tidak perlu berpura-pura. Mungkin kekayaan Anda tidak ada apa-apanya. Gaji yang di atas upah minimum, memiliki rumah yang sederhana, dan mempunyai gadget.

Jika dilihat ke atas sih, banyak banget orang yang hidup di rumah mewah, memiliki harta perhiasan yang tidak ternilai, dan juga kendaraan yang harganya selangit.

Namun, jika melihat ke bawah, maka banyak juga, mungkin lebih banyak orang yang hidup pas-pasan, makan tiga kali sehari saja susah.

Buat apa berpura-pura menjadi orang kaya, kalau Anda kewalahan untuk menjadi orang kaya. Padahal banyak orang yang kurang beruntung, namun Anda memaksakan diri Anda untuk menjadi orang kaya. Kehidupan Anda akan habis dibutakan oleh harta duniawi yang tidak ada habisnya.

Lihatlah ke bawah untuk selalu bersyukur. Boleh saja melihat ke atas, namun jarang dilakukan. Hal tersebut dilakukan untuk memotivasi diri menjadi lebih baik.

6. Beribadahlah di kala orang lain tidak melihat
Jangan beribadah ketika orang lain melihat Anda, jika tidak ada yang melihat tidak beribadah. Hal terseut salah. seharusnya, mau ada orang yang melihat atau tidak ada, tetap beribadah.

Janganlah menjadi orang riya dan sombong. Karena hal tersebut tidak ada gunanya. Yang ada akan menghancurkan derajat dan martabat diri Anda.

Penutup
Cara menjadi diri sendiri itu ada beberapa cara. Namun, ketika berhasil menjadi diri sendiri, banyak sekali manfaat menjadi diri sendiri yang dirasakan. Dan juga, mampu melawan kegelapan dalam diri sendiri.

Sumber: inspiratif.net

Loading...
loading...
loading...