1 September 2019 Awal Muharram, Ini Dzikir yang Disunahkan Dibaca Pada Awal Muharam

by

Di hari pertama Muharram, atau awal tahun Hijriyah, kita dianjurkan untuk memperbanyak berdoa dan berzikir kepada Allah.

Di antara zikir di awal tahun Hijriyah yang dianjurkan oleh para ulama adalah membaca ayat kursi sebanyak 360 kali dengan diawali dengan basmalah.

Dalam kitab Kanzun Najah was Surur disebutkan, keistimewaan membaca ayat kursi sebanyak 360 kali di hari pertama bulan Muharram dengan diawali basmalah dan diakhiri dengan doa, dapat mencegah pembacanya dari semua musibah selama setahun.

Berikut tata cara zikir di hari pertama bulan Muharam atau awal tahun Hijriyah;

Pertama. Membaca ayat kursi 360 kali, dan setiap satu ayat kursi diawali dengan basmalah.

بيسم الله الرحمن الرحين

الله لا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ, لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ, لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ, مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُعِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ, يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ, وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ, وَلَايَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Allahulaa ilaahaillahuawalhayyulqoyyum, laata’khuduhu sinatuwwalanaum, lahumaafissamawati wamafilardi, mangdzalladzi yasyfa’u ngindahu illa biidnih, ya’lamuma bayna aydihim wamaa kholfahum, walayuhithunabisyai-immin’ilmihii illa bimasyaa, wasia kursiyuhussamawati wal’ard, walaa yauduhu hifduhuma wahuawal’aliyyul adim

Artinya:
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yag hidup kekal lagi terus-menerus (makhluk-Nya) tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memlihara keduanya dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar”.

Kedua. Setelah selesai membaca sebanyak 360 kali, kemudian diakhiri dengan doa ini.

اَللَّهُمَّ يَامُحَوِّلَ الاَحْوَالِ حَوِّلْ حَالِىْ اِلَى اَحْسَنِ اْلاَحْوَالِ بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ يَاعَزِيْزُ يَامُتَعَالُ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ

Allahumma Ya Muhawwilal ahwal hawwil hali ila ahsanil ahwal bi hawlika wa quwwatika Ya ‘Aziz Ya Muta’al wa shollallahu ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Artinya:
“Wahai Yang mengubah keadaan-keadaan, ubahlah keadaanku kepada keadaan yang paling baik, dengan daya dan kekuatan-Mu wahai Yang Maha Mulia lagi Maha Luhur. Dan semoga Allah senantiasa bersalawat dan bersalam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan atas keluarga dan sahabat beliau.”

Sumber: bincangsyariah.com

Loading...
loading...
loading...