Untuk Ibuku Tersayang yang Telah Membesarkanku, Kini Aku Telah Menikah




Teruntuk mamiku tersayang…

Tidak terasa, dua puluh empat tahun Mb Dhira berada dipelukan mama. Tumbuh tinggi besar, sehat seperti doa mama yang selama ini selalu dipanjatkan. Mb Dhira masih ingat dengan jelas pelukan hangat mama di saat gelisah menyerang dan air mata ini yang sulit untuk dibendung.

Jari-jari mama mengelus kepala Mb Dhira lembut mengalunkan kata-kata yang menenangkan hati kedua telinga Mb Dhira yang mendengarnya.

Mama adalah sosok wanita hebat yang mengajarkan Mb Dhira apa itu artinya ketegaran. Wanita kuat yang jarang mengeluh dan pandai bercanda menghangatkan suasana. Dari mama, Mb Dhira belajar banyak.

Dari mama, Mb Dhira tumbuh menjadi wanita kuat. Mama itu cahaya penuntun, bersinar terang menuntun Mb Dhira untuk terus berjalan mendekat kepada Allah di saat iman Mb Dhira sedang jatuh. Mb Dhira bersyukur sekali dipilihkan Allah orang tua seperti mama.

Ma, hari ini Mb Dhira menikah. H-2 sebelum lebaran Idul Adha. Berkat doa mama, pangeran itu akhirnya sampai pada tujuannya. Ia In Syaa Allah bisa menggandeng Mb Dhira untuk bersama-sama menuju surga-Nya. Terima kasih atas doa-doa mama selama ini. Karena doa mama yang deras, kasih sayang Allahpun mengalir seperti hujan berkah.

Do’akan Mb Dhira, supaya bisa menjadi rumah ternyaman untuk suami dan buah hati Mb Dhira nanti.

Mama jaga kesehatan ya, makanan yang tidak boleh dimakan, jangan dimakan. Hati Mb Dhira keiris kalau melihat mama sakit 🙁

Mama jangan merasa sendiri, In Syaa Allah Mb Dhira sering main ke rumah ^.^

Mb Dhira sayang mama melebihi yang mama rasa. Maaf, karena Mb Dhira tidak bisa menunjukkan dengan jelas seberapa besar Mb Dhira cinta.

Bogor, 10 September 2016

Mb Dhira ga kemana-mana, Mb Dhira ada di hati mama.

With Love, Your Baby Bear, Dhira

Sumber: beritaislamterbaru.org