Ternyata, Dr. Zakir Naik Mendapat Penghargaan Tertinggi Dari Raja Malaysia

by

Setelah lebih dari 25 tahun berdakwah, tentu da’i yang juga dokter medis ini tentu telah mendapat banyak perhargaan atas kerja dakwahnya. Walaupun kita yakin, penghargaan bukanlah tujuan utamanya. Dari sekian banyak penghargaan yang diperolehnya, berikut Gulalives berikan beberapa di antaranya.

Di antara miliaran penduduk di dunia, ditambah populasi di India, Dr Zakir Naik menduduki peringkat No 82 dalam daftar ‘100 Orang India Paling Berpengaruh’ yang diterbitkan oleh Indian Express pada tahun 2009 dan peringkat No 89 tahun 2010.

Ia menduduki peringkat No 3 di ’10 Besar Guru Spiritual dari India pada tahun 2009,’ merupakan satu-satunya muslim dalam daftar ini, dan menduduki peringkat pertama dalam daftar ini pada tahun 2010.

Ia menduduki peringkat di 70 daftar teratas dari ‘500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia’ yang diterbitkan setiap tahun oleh Georgetown University, Amerika Serikat, berturut-turut pada tahun-tahun 2011, 2012, 2013/14 dan 2014/15.

Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud memeberikan penghargaan bergengsi ‘King Faisal International Prize’ – 2015 untuk ‘Layanan Islam’ Dr Zakir Naik pada 1 Maret 2015 di Riyadh. hadiah ini adalah hadiah paling bergengsi di dunia Muslim, mirip dengan Hadiah Nobel.

Hadiah terdiri dari sertifikat yang menunjukkan prestasi Dr Zakir ini, 200-gram medali emas 24-karat dan 750.000 riyal Saudi (US $ 200.000). Seluruh hadiah uang disumbangkan oleh Dr Zakir Naik ke Waqf of Peace TV Network.

Syekh Dr. Sultan bin Mohammed Al Qasimi, Penguasa Sharjah, memberikan kepada Dr Zakir Naik ‘Sharjah Award untuk Kerja Sukarela’ pada tahun 2013, untuk layanan sukarela kepada Islam pada skala internasional, pada 16 Januari 2014.

Dr Yahya Jammeh, Presiden Republik Gambia memberi Dr Zakir Naik lencana penghargaan nasional tertinggi dari Komandan Nasional Republik Gambia di Gambia pada tanggal 15 Oktober 2014.

Dia juga menerima Doktor Kehormatan – ‘Doctor of Humane Letters’ (Honoris Causa) – oleh Wakil Rektor Universitas Gambia, sebagai pengakuan atas kontribusinya yang luar biasa dan penyebaran pengetahuan dalam mempromosikan penelitian dan pelayanan masyarakat internasional.

Shaikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden & Perdana Menteri UAE dan Penguasa Dubai, menganugerahkan ‘Islamic Personality of 2013’ pada ajang penghargaan bergengsi Dubai International Alquran Award pada 29 Juli 2013, untuk melakukan pelayanan luar biasa kepada Islam dan umat Islam pada tingkat global di Media, Pendidikan dan Filantropi.

Dia menerima hadiah dari UEA 1 juta Dirham (US $ 272.000) yang ia disumbangkan untuk memulai Wakaf (endowment) dana untuk Peace TV Network. Dr Zakir saat itu berusia 47 tahun merupakan penerima penghargaan termuda.

Yang Mulia Tuanku Abdul Halim Mu’adzam Shah, Raja Malaysia, menganugerakan kepada Dr Zakir Naik penghargaan tertinggi dari Malaysia yang ‘Tokoh Ma’al Hijrah Distinguished International Personality Award for the Year 2013’ untuk layanan dan kontribusi yang signifikan pada perkembangan Islam pada tanggal 5 November 2013. Dr Zakir adalah sebuah plakat yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Mohd. Najib Razak.

Dia telah berhasil berpartisipasi dalam beberapa simposium dan dialog dengan tokoh terkemuka dari agama lain. dialog publik dengan Dr William Campbell (USA) pada topik “Al-Qur’an dan Alkitab di Hadapan Ilmu Pengetahuan” yang diselenggarakan di Chicago, Amerika Serikat, pada 1 April 2000 adalah sukses besar.

Dialog antar agama dengan tokoh Guru Hindu Sri Sri Ravi Shankar pada topik, “Konsep Tuhan dalam agama Hindu dan Islam Dalam Kitab Suci” yang diselenggarakan di Istana Grounds, Bangalore, pada tanggal 21 Januari 2006, telah sangat dihargai oleh orang-orang dari kedua agama.

Selain itu, Naik juga mendapat penghargaan dari seorang orator dunia bidang Islam dan Perbandingan Agama yang terkenal, Syekh  Ahmed Deedat pada bulan Mei Tahun 2000 berupa plakat dengan keterangan “Diberikan kepada Dr Zakir Abdul Karim Naik atas prestasinya di bidang dakwah dan studi Perbandingan Agama.”

Syekh Ahmed Deedat sendiri jauh sebelumnya telah memuji Dr Zkir Naik dengan menyebutnya sebagai “Deedat Plus” di tahun 1994. Deedat mengganggap bahwa dakwah yang telah ia lakukan dalam waktu puluhan tahun dapat dikerjakan Naik hanya dalam waktu singkat.

Loading...
loading...
loading...