Sekte Pemuja Setan Siapkan Ritual Khusus Menyambut Tanggal Keramat 6-6-16




Para pengikut aliran kuil setan atau satanist, di Los Angeles akan berangkat ke Lancaster, California bersama-sama untuk menggelar sebuah ritual pada tanggal keramat 6 Juni 2016 atau 6-6-16 mendatang.

Mereka akan menggambar simbol pentagram raksasa yang mencakup seluruh wilayah kota dengan cara menempatkan lima buah titik pentagram dengan panduan global positioning system atau GPS. Dengan demikian, simbol pentagram raksasa tersebut, akan mencakup seluruh wilayah kota Lancester.

“Kami akan berdampingan dengan orang-orang baik di Lancester dan berjuang untuk mendapatkan hak konstitusional kami yakni kebebasan individu, kebebasan berpendapat,” demikian salah satu kutipan dalam pernyataan yang dikeluarkan kelompok tersebut.

LA Weekly melaporkan, kelompok ini juga berencana untuk membagikan buku berjudul Seven Tenets yang merupakan catatan dan dokumentasi agama yang mereka anut supaya diketahui banyak orang.

Pengikut kuil setan atau para pemuja setan ini pada umumnya merupakan para agnostik atau atheis. Alih-alih memuja keberadaan setan, mereka justru tidak percaya adanya setan, namun mereka menggunakan simbol setan sebagai sebuah tanda pemberontakan.

Mereka merupakan kelompok yang mendukung penuh semangat kebebasan termasuk juga kebebasan untuk menyinggung atau menyerang pihak lain. “Kami akan mengunjungi lima titik pentagram kemudian melaksanakan berbagai ritual. Ketika semua selesai, kami semua akan terhubung pada momen ajaib sekitar waktu matahari terbenam,” jelas penyelenggara acara Thuc Nguyen sebagaimana dilansir Sputnik News, Sabtu (28/5/2016).

Namun selain ritual tersebut, tujuan yang paling utama dari acara ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran publik tentang keberadaan kepercayaan mereka. Caranya dengan memberikan dukungan pada salah seorang anggota sekte yang akan maju sebagai kandidat anggota senat, Steve Hill.

“Aku seorang satanist, seiring dengan usahaku untuk meyakinkan orang-orang bahwa aku sudah tidak percaya lagi bahwa setan itu ada, melebihi kepercayaanku kepada Tuhan. Mungkin terdengar bodoh, namun kalau pun aku harus mengakui bahwa aku ini setan demi supaya mereka mau mendengarkan, maka baiklah, aku adalah setan,” jelasnya dalam sebuah wawancara kepada Majalah Time awal bulan kemarin.

Sumber: tribunnews.com




Loading...
loading...
loading...