Sadis, Pengantin Pria Tembak Mati Pengantin Wanita dan Pengiring Pengantin Usai Pesta Pernikahan

by

Pernikahan adalah impian semua orang. Itulah hari yang paling romantis dan indah dalam kehidupan pengantin baru. Biasanya dengan perencanaan matang, hari pernikahan itu akan berlangsung lancar dari awal hingga akhir pesta.

Ternyata, perencanaan pesta pernikahan yang indah bisa pula berakhir dengan tragedi, seperti kisah pernikahan di Rio de Janeiro, Brasil ini.

Dua pasangan muda yang berbahagia menikah, namun berakhir dengan kematian keduanya usai pesta berakhir. Diceritakan, setelah berkencan selama tiga tahun, Renata Coelho dan Rogerio memutuskan untuk menikah.

Mereka menikah pada 19 Desember 2017 lalu. Karena mendekati Natal, pesta pernikahan mereka mengangkat tema liburan dengan mengundang sekitar 200 tamu.

Pesta pernikahan mereka dilangsungkan di sebuah kondominium yang mewah dan berpemandangan indah. Tepatnya, di Casa Grande D’Aldeia di Camaragibe di dekat kota Recife di negara bagian Pernambuco, di utara Brasil.

Kedua pengantin itu tampak berbahagia dan bersenang-senang bersama para tamu yang mengucapkan selamat atas pernikahan mereka.

Pesta pernikahan itu berakhir menjelang dini hari. Semua yang hadir puas berdansa, mabuk, dan menikmati pesta itu. Pada pukul 2:30 dini hari, Rogerio merasa cukup berdansa kemudian berjalan menghampiri ayahnya.

Ia berkata: “Ayah, aku mencintaimu. Aku bahagia”, kemudian ia memeluk ayahnya.

Ketika beberapa tamu bersiap untuk pulang ke rumah masing-masing, pengantin pria meminta mereka untuk menunggu karena ia punya sebuah kejutan bagi mereka semua.

Karena penasaran, beberapa tamu dan tentunya si pengantin wanita menunggu apa yang ingin dikatakan oleh pengantin pria.

Tidak seorang pun menyangka kejutan sang pengantin baru itu menjadi sebuah tragedi tak terperikan bagi semua orang di hari itu.

Rogerio kemudian masuk ke dalam mobilnya, kemudian keluar kembali dengan sebuah revolver 380 di tangannya, dan mendatangi Renata dan tamu-tamunya.

Sebelum mereka tersadar, Rogerio menempelkan senjata itu di telinga Renata lalu menarik pelatuknya.

Belum lagi tubuh Renata jatuh di lantai, ia mulai menembaki kerumunan teman-temannya, termasuk ke arah pengiring pengantin pria.

“Peluru lewat di wajahku, tetapi aku berlari ke arah berlawanan,” cerita Poliana Guimarães, istri dari Marcelo, salah satu pengiring pengantin pria .

Para tamu pesta pernikahan langsung panik dan mencoba menenangkan sang pengantin. Namun, Rogerio yang langsung jadi duda usai pesta pernikahan itu, menempelkan senjata ke kepalanya sendiri, lalu menarik pelatuknya.

Pengantin pria itu pun tewas menyusul pengantin wanitanya. Karena peristiwa itu sebelum Natal, warga Brasil benar-benar kaget dengan pembunuhan di hari pernikahan itu.

Surat kabar di Negeri Samba itu dibanjiri dengan kisah tragis pesta pernikahan. Tidak seorangpun percaya pasangan berbahagia itu berakhir hidupnya dengan cara yang begitu tragis.

“Kami belum pernah menemukan kasus seperti ini, seseorang merayakan pernikahan dan kemudian melakukan perbuatan kriminal,” kata Joselito Amaral, yang memimpin penyelidikan kasus ini.

Beberapa hari setelah peristiwa itu, teman-teman serta saudara Renata dan Rogerio membuat teori sendiri-sendiri atas kehilangan kontrol dan kebrutalan pengantin itu di depan umum.

Menurut kakak Renata, Roberto Guerra (44 tahun), adik iparnya itu diserang kecemburuan lebih dari sekali dalam satu kesempatan.

Kenyataannya, dalam sebuah acara beberapa bulan sebelum pernikahan, Rogerio berkeyakinan bahwa suami dari salah satu keponakan Renata telah merayu tunanganya.

Sementara seorang teman kuliah Renata yang mengenal pasangan itu selama dua tahun, mengatakan kalau Rogerio punya sifat yang buruk.

Itu sebabnya, pasangan itu sempat berpisah selama dua bulan setelah setahun berhubungan. Kecemburuan sepertinya menjadi motif melakukan perbuatan buruknya tersebut.

Spekulasi kisah mereka semakin berkembang. Banyak yang mempercayai kalau Renata berselingkuh dengan pendamping pengantin pria, yaitu Marcelo Guimarães.

Tentu saja gosip itu dibantah oleh istrinya, Poliana. Ia bilang, suaminya tidak pernah melakukan hal-hal yang digosipkan itu.

Sumber: intisari.grid.id

Loading...
loading...
loading...