Nasehat Untuk Wanita yang Sedang Patah Hati




Ukhti, jangan menangisi seseorang yang pergi meninggalkanmu demi orang lain. Tapi belajarlah mengikhlaskan dan melupakannya agar dia tidak menjadi bayang-bayang langkahmu selanjutnya.

Kebodohannya melepaskanmu adalah kekuatan untukmu melupakannya. Jangan malah membuatmu terlihat bodoh dan sengsara dengan terus menerus mengingatnya dangan hati yang sakit.

Tersenyumlah ukhti, Karena bisa jadi dia bukanlah orang yang tepat untuk menerima ketulusan cintamu. Dan Allah telah menyiapkan seseorang lain yang lebih baik dan lebih dapat mencintai dan menghargai ketulusanmu.

Ingatlah ukhti, hidup ini tak berarti kita harus mendapatkan apa yang kita inginkan. Tapi terkadang di saat kita gagal itu memberikan kita kesempatan dan peluang untuk mendapatkan, meraih dan menjadi yang Terbaik.

Ingatlah firman Allah ini ukhti: “Dan (Dialah) yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Anfal: 63).

Kegagalan hari ini, adalah peluang yang diberikan-Nya untukmu untuk mendapatkan banyak kebaikan di hari-hari mendatang, Insya Allah.

Ukhti, mungkin yang pergi itu cinta, tapi yang kelak datang adalah jodoh, karena cinta tidak selalu bersama jodoh, tapi jodoh selalu bersama cinta.

Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga mudah, untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itu masih mungkin. Tapi mencintai dan dicintai karena Allah itu tak mudah, namun bukan berarti tak mungkin.

Cinta yang tulus karena Allah tak akan dapat dihancurkan oleh masalah, dilemahkan oleh waktu dan dipisahkan oleh jarak.

Selama kita taat kepada Allah, Insya Allah, Dia pertemukan pemilik hati yang taat kepada-Nya pula, Aamiin.





Loading...
loading...
loading...