Lelaki, Bukan Cuma “Ijab Qabul” yang Kamu Lakukan, Tapi Tanggung Jawab Besar Dibalik Itu Semua




“Saya terima nikahnya Siti binti Ahmad dengan mas kawin seperangkat alat sholat di bayar tunai”

Singkat, padat dan jelas. Tapi sudah tahukan makna perjanjian atau ikrar tersebut? Itu tersurat. Tetapi apa pula yang tersirat? Yang tersirat ialah: “Aku tanggung atas dosa-dosanya si dia (perempuan yang dijadikan istri) dari ayah dan ibunya

Dosa apa saja yang telah dia lakukan, dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan sholat. Semua yang berhubungan dengan si dia (perempuan yang ia jadikan istri), aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yang menanggung

Serta akan aku tanggung semua dosa calon anak-anakku, juga sadar sekiranya aku gagal dan aku lepas tangan dalam menunaikan tanggung jawab, maka aku fasik dan aku tahu bahwa nerakalah tempatku

Kerana akhirnya isteri dan anak-anakku yang akan menarik aku masuk kedalam neraka Jahanam dan Malaikat Malik akan melibas aku hingga pecah-hancur badanku

Akad nikah ini bukan saja perjanjian aku dengan si isteri dan si ibu bapa isteri, tetapi ini juga perjanjiankua dengan Allah subhanahu wa ta’ala.”

Jika aku gagal (si Suami)? Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka. Aku rela Malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku. (HR. Muslim)

Duhai para istri, begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu. Karena saat ijab terucap, Arsy-Nya berguncang karena beratnya perjanjian yang dibuat olehnya di depan Allah, dengan disaksikan para Malaikat dan manusia.

Maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu, maka itu pun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami terhadapmu.

Beratnya beban yang di tanggung jawab yang diemba suami harusnya membuat seorang istri patuh kepada perintah suami serta taat menjalankan perintah Allah dan menjahui semua larangan-Nya.

Istri juga harus patuh untuk dengan sabar mendidik putra-putri yang dilahirkan agar mengerti tentang agama dan arti tanggung jawab.

Semoga kita semua menjadi orang tua yang dapat memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita kelak dengan agama dan cinta kasih sehingga tercipta keluarga kecil yang sakinah mawaddah warahmah.

Aamin yaa rabbal’alaminn…

Sumber: viralmoeslim.com





Loading...