Kisah Para Nabi Pemebawa Kitab Suci Dari Langit




Kisah para nabi; Sahabat ihram seringkali kita mengucap lafadz shoda qallahul adziiimm yang berarty “Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya”.

Demikian lafadz yang digunakan untuk mengakhiri bacaan a-qur’an yang merupakan kitab suci umat muslim. Berbicara tentang kitab Suci, mengimani  keberadaan 4 kitab suci Allah yang telah di turunkan kepada nabi dan rasul terdahulu adalah kewajiban mutlak.

Bukankah kitab tersebut adalah bukti rekaman kebenaran firman dan bukti nyata Firman Nya untuk nabi dan umat-umat Nya, sehingga kitab suci adalah pedoman dan sumber hukum pertama dalam agama.

Sebagai sumber hukum atau pedoman tentu kitab suci tidaklah disampaikan kepada sembarang orang, pun  kepada nabi-nabi pembawanya.

Tentu mereka bukanlah sosok manusia yang biasa tanpa kelebihan dan karomah pilihan. Berikut kisah  menarik 4 Nabi yang dipercayai Allah sebagai penjaga kitab-kitab Allah di Dunia:

1. Nabi Daud, Pemilik Suara Surga Pembawa Kitab Zabur
Kisah para nabi; Diantara mukjizat Nabi Daud yaitu besi dapat dilunakkan seperti lilin dan dapat dirubah sekehendaknya tanpa memakai api atau alat apapun.

Dari besi itu pula ia dapat membuat baju besi yang dikokohkan dengan tenunan dari bulatan-bulatan rantai yang berkesinambungan jalin-menjalin. Jenis baju ini membuat pemakainya bebas bergerak.

Tidak kaku seperti baju besi yang dibuat dari besi lembaran. Nabi Daud juga dikaruniai suara yang sangat merdu sekali. Sedang kitab. Nabi Daud adalah penerima kitab zabur yang berisi dzikir dan qasidah-qasidah indah.

Dikisahkan nabi daud memiliki beberapa mu’jizat salah satunya adalah suara yang sangat merdu dan indah. Ketika ia sedang membaca kitab zabur seakan-akan ada alam ikut berdzikir memuji allah, secara jelas digambarkan dalam Firman Allah SWT :

“Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) pada waktu petang dan pagi. Dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masing amat taat kepada Allah dan kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan masalah”. (Surah Sad 38:18-20)”

2. Nabi Musa, penjaga Taurat dengan Mu’jizat Tongat Ularnya
Kisah para nabi; Nabi Musa as merupakan anak laki-laki Imran bin Yash-har, dan bersaudara dengan Nabi harun as. Nabi Musa as dilahirkan pada waktu zaman Fir’aun menguasai mesir. Fir’aun adalah sosok pemimpin yang kejam dan sangat sombong.

Bagaimana tidak, dengan kekuasaannya ia bahkan mengakui dirinya sebagai Tuhan dan memerintahkan rakyatnya untuk menyembahnya.

Nabi Musa adalah salah satu keturunan bani israil yang sebelumnya terancam dibunuh oleh Fir’aun namun justru dengan kuasa Allah saat nabi Musa di hanyutkan disungai nil oleh kedua orang tuanya agar tak terbunuh oleh Fir’aun Bayi kecil Musa malah diselamatkan oleh istri Fir’aun dan dirawatnya sebgai seorang putra.

Subhanallah begitulah kuasa allah terhadap Nabi Nya. saat dewasa mengetahui  keadaan mesir yang tak semestinya Musa telah memilliki gejolak tak nyaman di Istana Mesir sehingga ia keluar dari mesir.

Beberapa tahun ia mengembara, mencari tau jati diriNya, tak dielak kerinduan akan tanah kelahiran ia ras. Ia memutuskan kembali ke mesir . dalam perjalanan sampailah ia di lembah Thua’.

Nabi Musa AS meletakkan kedua tangannya di atas kedua matanya karena saking dahsyatnya cahaya. Beliau melakukan yang demikian itu sebagai usaha untuk melindungi kedua matanya. Kemudian nabi Musa as bertanya dalam dirinya”

“INi cahaya atau api?” Tiba tiba beliau tersungkur ke tanah sebagai wujud rasa takut, lalu Allah SWT memangggil :

Sesungguhnya aku inilah Tuhanmu, maka tinggalkanlah kedua terompahmu, sesungguhnya kamu berada di lembah yang suci, thuwa’ (Qs. 20 : 12)

Kisah para nabi; Nabi Musa as ruku dan melepas kedua sandalnya, kemudian Allah SWT kembali berkata:

“Dan aku telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). Sesungguhnya aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain aku, maka sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat aku. Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang. Aku merahasiakan (waktuhny) agar supaya tiap tipa dari itu dibalas dengan apa yang diusahakan. Maka sekali-kali janganlah kamu dipalingkan darinya oleh orang yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti hawa nafsunya, yang menyebabkan kamu binasa.” (QS. 20 : 13 – 16)

Nabi Musa as semakin gemetar saat beliau menerima wahyu Ilahi dan saat berdialog dengan Allah SWT. Allah yang maha pengasih dan penyayang itu berkata. kemudian ia mendengar suara itu:

“Dan lemparkanlah tongkatmu”, maka tatkala (tongkat itu menjadi luar) dan Musa melihatnya bergerak-gerak seperti seekor ular yang gesit. Larilah ia berbalik kebelakang tanpa menoleh. “Hai Musa, janganlah kamu takut, sesungguhnya orang menjadi rasul, tidak takut di hadapanku” (QS. 27 :10)

“Hai Musa, datanglah kepadaKu dan janganlah kamu takut. Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang aman” (QS. 28 : 310

Kisah para nabi; Nabi Musa as mengulurkan tangannya ke ular itu dalam keadaan menggigil. Nabi Musa as belum sempat menyentuhnya sehingga ular itu menjadi tongkat. Demikianlah perintah Allah SWT terjadi dengan cepat. Kemudian Allah SWT memerintahkan kepadanya :

Nabi Musa as merasa tenang dan terdiam. Kemudian Allah SWT memerintahkan kepadanya setelah beliau melihat kedua mukjizat itu, yaitu mukjizat tangan dan mukjizat tongkat untuk pergi menemui Firaun dan berdakwah kepadanya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, dan Allah SWT memerintahkan kepadanya untuk mengeluarkan Bani Israil dari mesir.

Demikianlah kisah nabi Musa saat pertama kali menerima wahyu kenabiannya dan menerima perntah berdakwah. Secara logika sungguh yang demikian diluar batas penalaran kita sebgai manusia biasa. Wallahu a’lam

3. Nabi Isa, Anak Dari Maryam si Gadis Suci
Kisah para nabi;Dalam sejarah tentu banyak diceritakan bagaimana saat kelahiran nabi Isa, ibunya banyak memndapat cemohan dan tuduhan karena melaihkan tanpa seorang suami. Saat itulah dengan kuasa Allah bayi kecil Isa berbicara dan mengatakan Firman-Nya:

“Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku al-Kitab (injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikanku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadahu, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.” (QS. Maryam: 30-33)

Maka tak dapat didustai akan kebesaran Allah yang telah mensucikan maryam dan menjadikan ia wanita dengan derajat tertinggi diantara wanita lain.

Diceritakan dalam Alqur’an bagaimana Maryam didatangi oleh jibril dan mendapat wahyu akan kehamilannya. Malam itu Maryam mendengar suara derap kaki yang mengguncang bumi.

Beliau tidak mendengar suara kaki yang berjalan, tetapi beliau mendengar suara kaki yang menetap di atas batu serta pasir. Maryam merasakan ketakutan.

“Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa.” (QS. Maryam: 18)

Maryam berlindung di bawah lindungan Allah SWT dan ia bertanya kepadanya, “Apakah engkau manusia yang mengenal Allah SWT dan bertakwa kepadanya?” Kemudian orang itu tersenyum dan berkata:

“Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.” (QS. Maryam: 19)

Kemudian terngianglah di kepala Maryam kalimat: “Aku adalah seorang utusan Tuhanmu.” Kalau begitu, dia adalah penghulu para malaikat, Ruhul Amin (Jibril) yang telah berubah wujud menjadi manusia.

Demikian ketika malaikan jibril mengabarkan kepada Maryam secara langsung, sungguh besar karomah Maryam sebagai wanita pilihan. Maha besar Allah dengan kehendak-Nya.

4. Nabi Muhammad SAW
Kisah para nabi; Siapa yang tidak mengakui keagungannya? Maka sungguh ia adalah seorang yang munafik. Nabi Muhammad, ia diakui oleh seorang ilmuan amerika sebagai seorang manusia mulia yang masuk satu dari 100 orang yang paling membawa perubahan di dunia.

Ia memiliki peragai yang mulia dengan jiwa kepemimpinan yang sangat patut diteladani, sejak muda ia dikenal sebagai sosok al amin (yang dipercaya) di antara kamumnya. Hal itu bahkan sebelum kenabiannya, dalam sebuah kisah suatu hari makkah dilanda banjir bandang sehingga ka’bah mengalami beberapa kerusakan.

Kemudian para pemuka quraisy dan warga makkah melakukan perbaikan dengan penuh kekeluargaan, hingga tiba saat peletakan batu hitam hajar aswad timbullah pertentangan diantara para pemuka yang merasa paling pantas untuk melakukan tugas tersebut.

Perselisihan berlangsung alot hingga muncullah kesepakatan akan ditunjuk seorang hakim, ia adalah orang yang setelah saat itu keluar pertama kali dari masjidil haram, Muhammad.

Ialah yang setelah itu menjadi hakim, dengan tenang ia kemudian berfikir, dan meminta sebuah kain. Ia meletakkan batu hitam hajar aswad dan meminta seluruh pemuka quraisy untuk memegang setiap bagian kain tersebut dan mengangkat bersama hajar aswad ke tempatnya kembali.

Tak disangka yang demikian sungguh suatu pemikiran yang sangat bijak sehingga seluruh pemuka quraisy merasa lega dan tak lagi berselisih.

Demikian kisah-kisah para nabi menarik 4 nabi Allah dan kisah lham serta wahyu Allah yang sangat luar biasa terhadap mereka.

Jika dinalar sungguh kemampuan melunakkan besi nabi daud, berubahnya tongkat kayu nabi musa menjadi ular, lalu bayi kecil Isa yang mampu berbicara dan kebijaksanaaan pemikiran nabi Muhammad adalah hal yang tak akan terjadi tanpa kehendaknya.

Maka sebagai umat yang mengimani-Nya, malaikat, kitab, nabi dan Qoda’ Qodar Nya kita tak akan menjadi bagian dari kesombongan dunia. Karena manusia hanya bagian kecil saja dari kebesarannya . semoga kisah 4 nabi pembawa kitab suci diatas mampu menambah khasanah keimanan kita kepada Allah SWT. Amiinn

Sumber:




Loading...
loading...
loading...