JK Soal Pemindahan Dubes AS ke Yerussalem: Israel Negara Keras ‘Kepala’

by

Amerika Serikat dan Israel tidak memperdulikan berbagai kecaman dan protes atas pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai Israel sebagai negara keras dan tidak peduli atas protes tersebut.

“Israel itu negara yang sangat keras dan sangat tidak peduli,” ujar JK di Kantornya di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018).

Saat ditanya diplomasi Indonesia atas pemindahan tersebut, JK mengatakan resolusi Dewan Keamanan PBB pun tak diindahkan Israel.

“Jangankan Indonesia, resoluai Dewan Keamanan PBB tidak dijalakannya, tidak diperdulikannya kan? Ini ciri-ciri negara Israel,” kata JK.

JK kembali menegaskan pandangan pemerintah Indonesia. Pemindahan Kedubes AS ke Yerussalem membuat Yuridiksi bahwa AS mengakui Yerussalem yang masih menjadi sengketa sebagai ibu kota Israel.

Bukan soal pemindahannya itu, tapi itu mempunyai efek formal, seakan-akan menyuridiksi hukum bahwa Amerika otomatis mengakui bahwa ibu kota Israel itu Yerussalem, padahal Yerusalem itu masih terbelah. Dan karena itu mempunyai efek yang lain,” jelas JK.

Indonesia dikatakan JK turut prihatin atas tewasnya warga Palestina dalam protes aksi protes pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem. Indonesia menghargai perjuangan rakyat Palestina.

“Tentu Indonesia prihatin akan hal tersebut, lebih 50 ya (yang meninggal), tentu kita prihatin, tapi kita juga menghargai perjuangan rakyat Palestina untuk menantang itu semua, tapi memang resiko perjuangan kadang-kadang memang seperti itu,” ucap JK.

Rencananya, pembukaan Kedubes AS di Yerusalem akan digelar pukul 16.00 waktu setempat.

Sumber: detik.com

Loading...
loading...
loading...