Jika Usia 21 Tahun Belum Menguasai 7 Hal Ini, Berarti Kamu Belum Dewasa




Kedewasaan bukan hanya ditentukan dari usia. Melainkan juga dari perkataan dan perilaku. Jangan buru-buru bilang kalau kamu sudah dewasa hanya karena kamu telah melewati usia 20 tahun.

Belum tentu apa yang kamu katakan itu sesuai dengan kebenarannya. Di usia 21 tahun ini, kamu juga bukan hanya harus bertanggung jawab untuk hidupmu, tapi juga orangtua dan keluargamu. Kamu juga sudah memikirkan tentang pekerjaan apa yang cocok untuk kamu lakukan.

Kalau kamu belum ahli melakukan 7 hal di bawah ini, itu artinya kamu belum dewasa dan masih harus belajar menjadi dewasa.

Karena usia bukan patokan, jadi jangan menganggap dengan usiamu sekarang itu berarti kamu sudah matang. Kecuali kalau kamu sudah ahli dalam hal-hal dibawah ini, maka kamu sudah jadi seorang yang dewasa.

1. Memiliki Kemampuan Dasar Memasak
Kamu setidaknya harus tahu kemampuan dasar memasak. Jika kamu tahu dasarnya, maka kamu akan aman pada saat kamu jauh dari keluarga karena kamu bisa mengandalkan dirimu sendiri.

Bayangkan jika kamu bahkan tidak tahu bagaimana cara menyalakan kompor, kamu pasti akan kesulitan jika tidak ada ibumu di dekatmu.

2. Mampu Mengatur Keuangan Dengan Baik
Kamu tidak bisa menyebut dirimu dewasa jika kamu belum bisa mengatur keuanganmu dengan baik. Jangan bilang kamu dewasa, kalau mengatur uang jajan saja kamu kewalahan.

Kamu harus sudah ahli mengatur bagaimana keuanganmu. Berapa pengeluaran dan pemasukan, serta untuk apa saja uang yang kamu keluarkan.

Mencatatnya akan membantumu mengurangi keborosan. Kamu bisa sekaligus mengevaluasi mana yang sebenarnya tidak perlu di beli dan mana yang tidak.

3. Bijaksana Menggunakan Kartu Kredit
Jika kamu belum bijak dalam menggunakan kartu kredit, maka kamu jelas belum dewasa. Kamu setidaknya harus bisa menggunakan kartu kreditmu dengan bijak.

Jangan sampai kamu terlalu tergiur sehingga kamu nanti membuat dirimu sendiri menderita. Jika kamu sudah bekerja dan bisa membiayai dirimu sendiri maka itu tidak apa-apa.

Yang jadi masalah adalah kamu merepotkan orangtuamu karena hasrat belanjamu yang tidak terkontrol.

4. Tidak Mempedulikan Omongan Orang Lain
Jika kamu masih saja peduli soal omongan orang lain terhadapmu, maka kamu belum bisa dibilang dewasa. Kamu harus sudah mulai manata hidupmu tanpa mau diatur oleh pendapat orang lain.

Jika kamu masih merasa jalan di tempat karena terhalang dengan omongan orang lain, maka kamu sendiri yang akan rugi.

Tetap jalani masa mudamu tanpa harus peduli tentang yang orang lain katakan. Apapun pendapat mereka, kamu tidak harus peduli.

5. Tahu Tujuan Hidupmu
Belum tahu tujuan hidup juga merupakan tanda bahwa kamu belum dewasa. Setidaknya kamu bisa jawab saat ada yang menanyaimu kamu ini ingin jadi apa.

Karena dengan tahu tujuan hidupmu, maka apa yang kamu lakukan sekarang itu jadi jelas. Kamu tidak berjalan dalam kegelapan yang kamu sendiri tidak tahu kapan ada terang yang memberimu jalan keluar.

6. Tahu Sopan Santun
Hanya orang yang belum dewasa yang tidak tahu sopan santun. Sopan santun ini bukan hanya untuk orang yang lebih tua. Tapi pada orang yang lebih mudapun kamu perlu menghargai.

Jangan sampai kamu bersikap tidak sopan pada siapapun karena itu akan mencerminkan kepribadianmu. Segala sesuatu yang kamu lakukan itu adalah refleksi dari bagaimana perasaanmu. Jadi jika kamu tidak punya sopan santun, maka kamu juga punya hati yang tidak baik.

7. Tahu Cara Berpakaian yang Baik
Sebagai anak muda, cara berpakaian juga merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Jangan hanya karena kamu merasa muda dan bebas melakukan apapun, maka kamu juga berpakaian yang tidak sopan dan tidak pantas dilihat.

Orang lain juga bisa menilai seperti apa kepribadianmu melalui caramu berpakaian. Jadi, sebaiknya kamu berpakaian dengan apa adanya dan sesuai dengan situasi.

Jika kamu sudah ahli dalam melakukan 7 hal di atas, maka itu artinya kamu sudah dewasa dan siap menjalani hidup yang sebenarnya.

Walau masih muda, kamu sudah harus tahu bagaimana kehidupan yang kamu jalani sekarang. Jangan hanya fokus pada main-main, kamu juga harus sudah serius memikirkan masa depan.

Sumber: idntimes.com





Loading...
loading...
loading...