Foto-foto Perawat Razan Al-Najjar Sebelum Tewas Ditembaki Tentara Israel, Salut Untuk Kegigihannya

by

Kematian perawat Palestina, Razan Al Najjar semakin menambah panjang jumlah korban akibat konflik yang terjadi. Terlebih lagi, Razan adalah seorang tenaga medis yang berasal dari Kementerian Kesehatan Palestina.

Menangani pasien luka akibat serangan tentara Israel sudah menjadi tugasnya sehari-hari. Seperti yang terlihat dalam potret, dilansir dari laman CIR_Palestine, Razan tampak sigap saat menolong korban luka.

Meski korban terlihat dalam kondisi mengenaskan dengan darah memenuhi tubuhnya, Razan tetap cekatan untuk menolongnya.

Wajah cantiknya tampak khawatir dan sedih saat melihat korban luka yang ditanganinya. Namun ia tetap serius menangai Pasien yang juga saudara satu negaranya itu agar lekas membaik.

Razan saat sedang menolong korban luka
Razan saat menolong korban luka

Bahkan dalam salah satu potret, Razan terlihat berlari. Hal itu konon dilakukannya pada saat ingin menolong korban luka di perbatasan Gaza.

Razan sedang berlari saat menolong korban luka

Rentetan serangan roket dan mortir yang menghujani langit Palestina seolah tak menyurutkan semangat Razan dalam menolong korban.

Diberitakan sebelumnya, sebuah baku tembak pada Selasa malam dimulai dengan rentetan roket dan mortir ke Israel dari Gaza, yang mendorong Israel untuk menanggapi dengan serangan terhadap 65 situs militan di Gaza.

Itu adalah serangan terburuk sejak perang 2014 di Gaza dan diikuti berminggu-minggu demonstrasi mematikan dan bentrokan di sepanjang perbatasan, dimulai pada 30 Maret.

Razan ditengah kerumunan warga Palestina

Kurang lebih ada ratusan warga Palestina yang tewas dalam serangan itu. Termasuk Razan, yang harus gugur ketika dirinya sedang bertugas di kerumunan warga Palestina.

Namun nahas, meski telah memakai seragam putih yang menandakan petugas medis, tentara Israel tetap tak pandang bulu menembaki ke arah pengunjuk rasa tersebut.

Dan salah satu peluru tersebut nyatanya mengenai dada Razan. Najjar terluka parah sebagai akibatnya, dan menyerah pada luka tembaknya yang parah tak lama kemudian. Namun klaim yang diajukan oleh pihak militer Israel justru berbeda.

Mereka mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “ribuan perusuh” berkumpul di lima lokasi di sepanjang perbatasan, “membakar ban yang berdekatan dengan pagar keamanan dan berusaha merusak infrastruktur keamanan”.

Mereka juga mengklaim adanya tembakan yang ditembakkan ke kendaraan militer dan seorang Palestina menyeberang ke Israel, menanam granat dan kembali ke Gaza.

Hal itu membuat tentara Israil mengatakan bahwa mereka berhak bertindak “sesuai dengan aturan keterlibatan”.

Serbuan warga Palestina di jalur Gaza
Razan Al-Najjar

Sumber: tribunnews.com

Loading...
loading...
loading...