Fenomena Rashdul Qiblat, Peristiwa Matahari di Atas Ka’bah




Bagi umat Muslim, siap-siap mengoreksi arah kiblat Anda. Hari ini, Matahari akan tepat berada di atas kakbah atau biasa disebut dengan Fenomena Rashdul Qiblat. Biasanya, fenomena ini digunakan untuk mengukur arah kiblat yang sebenarnya.

Dilihat dari kacamata sains, fenomena ini diakibatkan oleh poros rotasi bumi yang miring 66.5 derajat terhadap bidang orbit bumi. Hal ini mengakibatkan, matahari kadang lebih condong ke utara (April-Agustus) dan kadang tampak condong ke selatan (Oktober-Februari).

Dalam perjalanannya tersebut, matahari akan singgah tepat di atas kakbah, yakni pada 28 Mei dan 16 Juli. Karena tahun ini merupakan kabisat, maka fenomena tersebut jatuh pada 27 Mei dan 15 Juli 2016.

“Saat zuhur di Makkah (sekira pukul 16.18 WIB), Matahari tepat di atas kakbah sehingga saat itu adalah saat yang baik untuk memperkirakan arah kiblat di Indonesia atau di tempat lain. Arah datangnya sinar mentari kala itu sama dengan arah kiblat,” ungkap peneliti dari pusat ilmu antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Rhorom Priyatikanto menjelaskan melalui pesan singkat kepada Okezone.

Ketika ditanyakan soal efek samping yang mungkin menimpa Bumi, Rhorom menyatakan bahwa Hal itu merupakan fenomena alam biasa. “Tidak ada dampak yang aneh, biasa saja. Pada tanggal tersebut, Makkah cukup panas,” pungkasnya.

Sumber: okezone.com





Loading...