Bukti Kongkalikong, ISIS Minta Maaf Karena Menyerang Tentara Israel




Mantan Menteri Pertahanan Israel Moshe Ya’alon Sabtu lalu menyatakan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) meminta maaf karena telah menyerang tentara Negeri Bintang Daud di Dataran Tinggi Golan pada November tahun lalu.

“Ada satu kasus ketika ISIS melepaskan tembakan dan meminta maaf,” kata Ya’alon dalam sebuah wawancara di Kota Afula, seperti dilansir the Times of Israel, Senin (24/4).

Peristiwa yang terjadi di perbatasan Suriah itu sempat memicu baku tembak antara ISIS dan pasukan Israel.

Setelah saling melepaskan tembakan, militer Israel kemudian mengerahkan jet tempur dan tank buat menggempur ISIS, empat militan akhirnya tewas.

Israel selama ini selalu mengatakan mereka mengambil posisi ‘netral’ dalam konflik Suriah, namun Ya’alon mengakui ISrael juga menjalin hubungan dengan ISIS di Dataran Tinggi Golan.

Namun Ya’alon tidak merinci bagaimana pernyataan maaf dari ISIS itu dan militer ISrael juga menolak berkomentar soal ini.

Jet tempur Israel pertama kali dituding menyerang konvoi pasukan Suriah pada Januari 2013. Namun Tel Aviv selalu membantah keterlibatan mereka.

namun bulan lalu Tel Aviv akhirnya mengakui mereka melancarkan serangan udara ke beberapa target di Suriah setelah Damaskus mengaktifkan kembali sistem pertahanan udara mereka dari serangan jet Israel.

Awal bulan ini Presiden Suriah Basyar al-Assad mengatakan Israel membantu kelompok teroris dan militan dalam konflik Suriah.

“Anda bisa katakan para teroris ini bertempur untuk Israel. Jika mereka bukan bagian resmi dari pasukan Israel, mereka tetap bertempur untuk Israel. Israel punya tujuan sama dengan Turki, Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Arab Saudi, Qatar dan negara lain dalam konflik ini,” ujar Assad seperti dikutip Ynet.

Sumber: merdeka.com





Loading...
loading...
loading...